Dian Eko Prasetio
| 1 September 2026, 12:43 WIB

Atlet panjat tebing nomor lead Indonesia, Putra Tri Ramadani, di sela salah satu kejuaraan di Praha, Republik Ceko, Juni 2026. X/World Climbing.
AKURAT.CO, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) kembali mematangkan amunisi jelang tampil di Asian Games.
Kali ini, FPTI menerjunkan dua atlet terbaiknya untuk menjalani laga try out pada ajang World Climbing Series di Koper, Slovenia, yang berlangsung pada 4–5 September 2026.
Dua pemanjat tebing yang mendapatkan mandat tersebut adalah Alma Ariella Tsany dan Putra Tri Ramadani. Keduanya akan bertarung di nomor perorangan lead putri dan perorangan lead putra.
Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, menjelaskan bahwa seri di Slovenia khusus mempertandingkan nomor lead.
Bagi tim pelatnas, kejuaraan ini menjadi momentum krusial untuk menguji kesiapan atlet di sisa waktu jelang Asian Games. Sekaligus mendulang poin guna mendongkrak posisi di peringkat dunia (World Ranking).
https://www.akurat.co/arena/877257/asian-games-masih-di-jalur-podium-timnas-panjat-tebing-indonesia-optimististis-targetkan-2-emas
"Seri Koper ini bukan saja penting untuk persiapan menghadapi Asian Games, tapi juga untuk menaikkan peringkat atlet kita di World Climbing agar kuota untuk musim depan tetap terjaga," ungkap Aries.
Peluang Tembus Top 3 Dunia
Langkah FPTI mengirimkan kedua pemanjat ini juga didasari kalkulasi poin yang sangat strategis.
Saat ini, Putra Tri Ramadani alias Srondeng kokoh bertengger di peringkat lima dunia. Sementara Alma Ariella Tsany menempati urutan ke-32 dunia.
Dengan sisa kompetisi yang ada, peluang Srondeng untuk melesat menembus jajaran Top 3 dunia sangat terbuka lebar. Di sisi lain, Alma juga mengusung misi mendongkrak posisinya ke peringkat yang lebih tinggi.
Ditemui secara terpisah, Pelatih Lead Timnas Panjat Tebing Indonesia, Amri, menegaskan bahwa timnya memikul target tinggi di nomor perorangan lead putra. Sementara untuk sektor putri, fokus utama ditujukan pada penguatan mental dan pematangan jam terbang Alma.
"Kami menargetkan podium untuk nomor lead perorangan putra. Sementara untuk perorangan putri, kami ingin memberikan jam terbang lebih banyak dan atmosfer kompetisi kepada Alma agar lebih siap menghadapi Asian Games," kata Amri.
Melalui try out berkadar tinggi di Slovenia ini, jajaran pelatih berharap para atlet makin terbiasa dengan tekanan kompetisi internasional yang ketat, sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat berlaga di dinding panjat Asian Games mendatang.