Kisah Pria Aceh Jualan Mie Aceh di Atas Pohon, Bermula dari Kendala Ini

Jakarta -

Penjual mie Aceh ini tengah menarik perhatian karena konsep jualan yang unik. Bukannya membuka gerai sendiri, pria ini justru menjualnya dari atas pohon. Begini kisahnya!

Belakangan ini seorang pria di Aceh Utara menjadi perbincangan hangat di media sosial karena kontennya yang menunjukkan cara jualan unik.

Lewat unggahan di akun Instagram @bangbaneng1 dan TikTok @bangbaneng, pria yang akrab disapa bang Baneng diketahui menjual hidangan mie Aceh. Namun, makanan tersebut tidak dijual pakai gerobak, warung tenda, atau di bangunan gerai layaknya penjual pada umumnya, melainkan dari atas pohon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikonfirmasi oleh detikFood pada Senin (24/8/2026), usaha mie Aceh dari atas pohon ini sudah dimulai sejak 9 Agustus 2026. Lokasi tepatnya berada di Desa Teungku, Banda Pirak, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara.

Bang Baneng bercerita awalnya ia adalah seorang pengangguran yang memiliki keinginan untuk membuka usaha, tetapi terhalang oleh modal untuk menyewa tempat. Namun, keterbatasan modal tidak mengukuhkan niat pria ini untuk membuka usaha mie Aceh sendiri.

Ia lalu memanfaatkan pohon manggis sebagai tempat jualannya. Menurutnya pohon manggis dikenal kuat dan punya banyak ranting serta dahan. Pria ini juga selalu menggunakan alat pelindung diri ketika berjualan dari atas pohon.

Kisah Pria Aceh Jualan Mie Aceh di Atas Pohon, Bermula dari Kendala IniSosok Bang Baneng, penjual mie Aceh unik karena jualan dari atas pohon. Foto: Instagram @bangbaneng1 / TikTok @bangbaneng

"Suatu hari lagi memanen buah manggis, muncul ide kita jualan di atas pohon saja," ujarnya kepada detikFood.

Terdapat 4 menu yang dijual yakni; Mie Aceh Polos, Mie Aceh Telur, Mie Aceh Bakso, dan Indomie pakai rempah Aceh. Harganya dibanderol mulai dari Rp 10.000 - Rp 15.000.

Awal punya ide usaha tersebut, bang Beneng mengaku orang sekitar memberi respons yang kurang menyenangkan. Namun, usai usahanya dijalani, banyak pelanggan memberi respons positif.

"Awalnya respons orang sekitar banyak yang menertawakannya. Sesudah bang Baneng jalani responnya positif dan pelanggan jadi senang teringat masa kecil main rumahan," jelasnya.

Jika dilihat dari unggahan video akun Instagram @bangbaneng1, penjual ini benar-benar seperti memindahkan 'dapur warung' ke atas pohon.

Bang Baneng membawa kompor portable. wajan, alat masak, serta berbagai macam bahan-bahan yang dibutuhkan. Semua alat dan bahan tersebut dipindahkan menggunakan bantuan tali.

Konsep jualan unik ini juga membuat bang Baneng perlu menghadapi tantangan utama yaitu cuaca.

"Kalau musim hujan warung mie Aceh di atas pohon tutup, kadang-kadang cuaca panas banget, dan juga angin kencang," ujar penjual mie Aceh ini kepada detikFood.

Kisah Pria Aceh Jualan Mie Aceh di Atas Pohon, Bermula dari Kendala IniUsaha mie Aceh dari atas pohon ini menjadi viral dan ramai. Foto: Instagram @bangbaneng1 / TikTok @bangbaneng

Beruntungnya kini warung mie Aceh miliknya menjadi viral. Bang Baneng juga kerap mengunggah konten dan melakukan siaran langsung (live) ketika berjualan.

Dalam beberapa unggahan videonya, terlihat banyak pelanggan memesan dan menunggu di bawah pohon. Ada juga rombongan yang langsung menikmati mie Acehnya di meja kayu yang sudah disiapkan di bawah pohon manggis tersebut.

Ke depannya bang Baneng tetap akan menjual mie Acehnya dengan konsep unik seperti ini.

Ia mengungkap, "Ke depannya kalau sudah punya modal, bang Baneng ingin buat konsep yang unik jualan di atas pohon dan warungnya tetap di bawah pohon."

Bang Baneng berjualan mie Aceh ini setiap hari mulai pukul 14.00 - 17.30 WIB. Namun, ia libur di hari Jumat dan tidak berjualan ketika hujan atau angin kencang.

(aqr/adr)