WWF soroti potensi EIGER Nature dukung konservasi taman nasional - ANTARA News Megapolitan

Kabupaten Bogor (ANTARA) - WWF-Indonesia menyoroti potensi EIGER Nature dalam mendukung upaya konservasi taman nasional melalui model kolaborasi yang melibatkan sektor swasta, pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi konservasi.

CEO WWF-Indonesia Aditya Bayunanda dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Jumat, mengatakan pendekatan yang dikembangkan EIGER Nature menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat menjalankan kegiatan usaha sekaligus mengambil peran dalam menjaga kelestarian alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Hal menarik dari EIGER Nature adalah bagaimana sektor swasta bisa berusaha sambil ikut mengambil peran dalam menjaga alam, sambil tetap memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Aditya.

Menurut dia, model kolaborasi tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung pembiayaan konservasi, khususnya di kawasan taman nasional.

Pendekatan itu juga dinilai sejalan dengan upaya Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Spesies Ikonik dalam mencari sumber pembiayaan baru dan berkelanjutan bagi kawasan konservasi di Indonesia.

WWF-Indonesia bersama jejaring WWF Global melihat langsung pengembangan EIGER Nature saat 22 perwakilannya mengunjungi kawasan tersebut dalam rangkaian pertemuan Friends of Indonesia.

Melalui kunjungan lapangan, rombongan melihat proses pengembangan kawasan, mulai dari restorasi lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 hingga kegiatan konservasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

EIGER Nature juga berkolaborasi dengan Balai Besar TNGGP dalam mendukung konservasi, edukasi lingkungan, serta pemanfaatan kawasan secara bertanggung jawab.

Direktur Utama EIGER Nature Imanuel Wirajaya mengatakan pengembangan kawasan tersebut masih berada pada tahap awal sehingga pihaknya membuka ruang untuk mendapatkan berbagai perspektif dan masukan.

"Kami melihat EIGER Nature sebagai sebuah perjalanan yang baru saja dimulai. Karena itu, di fase awal ini kami ingin membuka diri untuk belajar, mendengar, dan bertumbuh bersama," ujarnya.

Menurut Imanuel, kontribusi terhadap alam dan masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, EIGER Nature dikembangkan dengan mengintegrasikan restorasi dan konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

Kawasan tersebut kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum dibuka untuk publik, termasuk penyempurnaan fasilitas dan pengalaman bagi pengunjung.

Imanuel berharap EIGER Nature tidak hanya menjadi tempat menikmati alam, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pengunjung mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

"Kami ingin EIGER Nature menjadi tempat di mana setiap orang yang berkunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang dengan membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru tentang alam," kata Imanuel.

Pewarta: Antara
Uploader : M Fikri Setiawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.