Gorontalo (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo, Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan donor darah massal, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo Junaidi Rison di Kota Gorontalo, Jumat mengatakan aksi kemanusiaan itu dilaksanakan berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.
Aksi donor darah ini, kata dia, tidak hanya diikuti oleh pegawai Lapas Kelas IIA Gorontalo, namun pihaknya juga melibatkan berbagai satuan kerja (satker) keimigrasian dan pemasyarakatan yang ada di Provinsi Gorontalo.
Adapun peserta yang turut dilibatkan yaitu personel perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo, Lapas Perempuan Gorontalo, Lembaga Pembinaan Khisus Anak (LPKA) Gorontalo, serta Balai Pemasyarakatan (Bapas) Gorontalo.
Dalam pelaksanaannya, antusias seluruh peserta dalam mendonorkan darahnya begitu tinggi, bahkan jumlah partisipan melonjak melampaui target awal yang ditetapkan oleh PMI.
Jika mengacu pada target dari PMI, biasanya hanya mencapai 20 kantong darah untuk satu kali pelaksanaan kegiatan, namun setelah dilakukan pengecekan, jumlah peserta yang mendaftar dan lolos untuk pengambilan darah jauh melebihi harapan dari PMI.
Kondisi tersebut dapat terpenuhi hanya dalam kurun waktu dua jam, sementara partisipan yang antusias untuk mendonorkan darahnya masih terus berdatangan.
Selain donor darah, Lapas Kelas IIA Gorontalo juga telah menyiapkan sejumlah program lain untuk menyemarakkan hari kemerdekaan RI untuk internal pegawai maupun warga binaan pemasyarakatan.
Menurutnya bagi warga binaan, Lapas sudah mulai menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap).
Kompetisi tersebut menjadi wadah hiburan sekaligus penyaluran bakat positif bagi para penghuni Lapas, selama momentum bulan kemerdekaan.
Ia mengatakan berkaitan dengan perayaan hari kemerdekaan, jajaran pemasyarakatan di Gorontalo juga tengah mematangkan agenda bakti sosial dengan menyasar langsung masyarakat luar yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan atau uluran tangan.
Hal itu katanya, akan diwujudkan melalui salah satu program unggulan yang sedang disiapkan, yaitu renovasi hunian warga.
"Kami sedang menghitung matang-matang anggaran dan teknis nya. Rencananya kami akan melakukan program bedah rumah untuk warga yang benar-benar membutuhkan, serta aksi bakti sosial tersebut kami pastikan akan dilaksanakan," imbuhnya.
Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.