Legislator Gumas minta masyarakat tak ragu daftarkan anak ke Sekolah Rakyat
Jumat, 17 Juli 2026 17:52 WIB
Anggota DPRD Gunung Hermanto. ANTARA/Chandra.
Kuala Kurun (ANTARA) - Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hermanto meminta masyarakat tidak ragu mendaftarkan anak ke Sekolah Rakyat, karena pemerintah telah menyiapkan fasilitas pendidikan yang memadai dan berkualitas.
"Kualitas Sekolah Rakyat tidak perlu diragukan karena pemerintah telah menyiapkan konsep pendidikan yang didukung sarana dan prasarana memadai bagi seluruh peserta didik," katanya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Jumat.
Pria yang akrab disapa Sigoi ini mengatakan, Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, dirancang untuk memberikan kenyamanan belajar melalui penyediaan berbagai fasilitas penunjang pendidikan.
Fasilitas tersebut meliputi ruang belajar, asrama, ruang makan, rumah guru, gedung serbaguna, sarana ibadah, serta lapangan olahraga yang menunjang kebutuhan peserta didik selama menempuh pendidikan.
Politisi Partai NasDem ini berharap masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya, sehingga semakin banyak anak di Gumas memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Menurut Sigoi, kehadiran Sekolah Rakyat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau turut mendorong pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Gumas, Baryen, mengatakan kuota Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 270 peserta didik, terdiri atas masing-masing 90 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA.
Ia menjelaskan, dari kuota tersebut telah ditetapkan 214 peserta didik, sehingga masih tersisa 56 kuota, dengan kebutuhan terbanyak berada pada jenjang SMA.
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.