Bagikan:
BATANG - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyebut hibah lahan 30 hektare di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, siap digunakan untuk pembangunan 141.000 rumah susun.
Pernyataan itu disampaikan Maruarar atau Ara dalam acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.
Ara menyebut hibah tersebut diberikan oleh Mochtar Riady. Dalam acara itu, ia juga menyapa James Riady yang hadir.
“Hari ini saya harus sampaikan, ini kerja sama Kementerian Perumahan dengan TAPERA,” kata Ara, sebelum menyampaikan adanya hibah untuk perumahan rakyat.
BACA JUGA:
Menurut Ara, hibah itu termasuk salah satu hibah terbesar untuk sektor perumahan rakyat.
“Saya rasa termasuk hibah yang terbesar Pak, untuk perumahan rakyat,” ujarnya.
Ia mengatakan proses hibah 30 hektare itu telah dibantu Kementerian Keuangan. Kementerian ATR/BPN yang dipimpin Nusron Wahid juga disebut bekerja cepat hingga prosesnya selesai dalam beberapa hari.
“30 hektare sudah dibantu oleh Departemen Keuangan prosesnya kemarin dan juga Pak Nusron ATR/BPN bekerja dengan cepat,” kata Ara.
Ara menyebut lahan tersebut sudah siap digunakan. Ia mengatakan Danantara dan BUMN akan membangun serta membiayai 141.000 rumah susun di Meikarta, Kabupaten Bekasi.
“Artinya sudah siap untuk dan antara Pak Doni dan BUMN Pak Doni untuk siap membangun dan membiayai untuk 141.000 rumah susun di Meikarta Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Ara tidak memerinci jadwal pembangunan rumah susun tersebut dalam potongan transkrip pidato. Namun, ia menegaskan proses hibah lahan sudah selesai dan program bisa dijalankan.
Program ini muncul di tengah agenda pemerintah mempercepat penyediaan rumah, termasuk melalui akad massal KPR subsidi, KUR Perumahan, TAPERA, pengembang, dan perbankan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+