Jakarta -
Industri penerbangan akhir-akhir ini mendapatkan banyak cobaan, mulai dari perang yang bikin harga bahan bakar yang melonjak sampai insiden penumpang yang mengganggu hingga harus diikat ke kursi mereka dengan lakban.
Menjalankan maskapai penerbangan di masa-masa penuh gejolak ini bukanlah hal yang mudah, namun beberapa maskapai jelas mampu melakukannya dengan lebih baik dibandingkan yang lain.
Sebagai bentuk apresiasi atas hal tersebut, ajang tahunan Skytrax Awards kembali digelar untuk menobatkan satu maskapai sebagai yang terbaik di dunia. Ajang yang sering disebut 'Oscar'-nya industri penerbangan itu tahun ini dimenangkan oleh Singapore Airlines.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip CNN, ini adalah penghargaan keenam Singapore Airlines dalam sejarah 25 tahun ajang ini, melengkapi kemenangan sebelumnya pada tahun 2023, 2018, serta beberapa kemenangan di tahun 2000-an. Mereka merebut kembali gelar tersebut dari pemenang tahun lalu, Qatar Airways, yang telah memenangkannya sembilan kali dalam 15 tahun terakhir.
Dalam peringkat akhir, Qatar turun ke posisi kedua, sementara Cathay Pacific Airways, All Nippon Airways (Jepang), Turkish Airlines, dan Emirates melengkapi jajaran enam besar.
Hanya British Airways-yang pernah menjadi pemenang di masa lalu-yang absen dari daftar tahun ini. Maskapai penerbangan Indonesia tidak ada yang masuk dalam daftar 20 penerbangan terbaik ini. Dari negara ASEAN hanya ada Thai Airways yang masuk daftar 20 maskapai terbaik. Garuda Indonesia sendiri ada di urutan 66 tahun ini, tahun 2025 lalu Garuda Indonesia menempati urutan 46.
Singapore Airlines juga meraih penghargaan untuk kelas ekonomi dan layanan katering kelas ekonominya. Qatar Airways dinobatkan sebagai maskapai terbaik di Timur Tengah, serta memenangkan penghargaan untuk kelas bisnis, Wi-Fi dalam pesawat, dan ruang tunggu (lounge) kelas bisnis. Cathay Pacific meraih penghargaan untuk awak kabin dan ruang tunggu kelas satu mereka.
Sementara itu, Air France memenangkan penghargaan kelas utama (first class) terbaik dan EVA Air, maskapai Taiwan lainnya, memenangkan penghargaan kelas ekonomi premium terbaik. Lima maskapai penerbangan berbiaya hemat teratas adalah: AirAsia, Scoot, Vueling, Eurowings, dan Iberia Express.
Bangkok Airways dinobatkan sebagai maskapai penerbangan terbaik di Asia-sekaligus maskapai penerbangan regional terbaik secara global. Ethiopian Airlines menjadi yang terbaik di Afrika, maskapai multinasional asal Cile, LATAM, memimpin di Amerika Selatan, sementara Turkish Airlines menjadi yang terbaik di Eropa.
Di Amerika Utara, Air Canada dinyatakan sebagai pemenang. Maskapai ini juga meraih penghargaan untuk layanan makan di lounge kelas bisnis terbaik.
Maskapai penerbangan terbaik tahun 2026 versi Skytrax:
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video Keluhan Penumpang Rugi Rp 4 Juta Imbas Bandara Soetta Ditutup"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)