Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Foto Travel

Ari Saputra - detikTravel

Kamis, 03 Sep 2026 18:30 WIB

Jakarta - Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jakarta Selatan merupakan bangunan bersejarah peninggalan Hindia Belanda yang dibangun pada 1918 dan masih berdiri kokoh.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Sejak 2025, Menara Air Manggarai telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Keberadaannya kini turut dikembangkan sebagai destinasi eduwisata sejarah yang memperkenalkan jejak perkembangan perkeretaapian dan arsitektur masa lalu di Jakarta.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Menara air tersebut dibangun oleh perusahaan kereta api Staatsspoorwegen untuk mendukung kebutuhan air di kawasan Balai Yasa Manggarai. Bangunan setinggi sekitar 35 meter ini memiliki dua tangki air yang berada di dalam menara.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Meski telah berusia lebih dari satu abad, bangunan menara masih menunjukkan bentuk arsitektur yang khas. Menara tersebut dirancang oleh arsitek Belanda Pieter Adriaan Jacobus atau P.A.J. Moojen.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Moojen dikenal sebagai salah satu arsitek yang turut memperkenalkan gagasan modernisme dalam arsitektur di Hindia Belanda. Selain Menara Air Manggarai, sejumlah karya yang dikaitkan dengannya masih dapat ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Gaya arsitektur menara air tersebut memperlihatkan pengaruh Nieuwe Zakelijkheid yang menekankan bentuk sederhana, fungsional, dan minim ornamen.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Karakter tersebut menjadikan Menara Air Manggarai tidak hanya penting secara sejarah, tetapi juga menarik dari sisi arsitektur. Kini, Menara Air Manggarai menjadi bagian dari warisan sejarah Jakarta yang terus dijaga.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Sistem pengaliran air pada menara memanfaatkan prinsip bejana berhubungan. Saat ini, kebutuhan air diperoleh dari sumur bor yang digunakan untuk mengisi dua tangki dengan kapasitas masing-masing mencapai sekitar 50 ribu liter.

Menara Air Balai Yasa Manggarai di Jalan Menara Air, Jakarta Selatan, menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Bangunan tersebut dibangun pada 1918 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Keberadaannya menjadi pengingat perjalanan panjang perkeretaapian sekaligus saksi perkembangan kota, dengan bangunan karya P.A.J. Moojen yang tetap berdiri di tengah kawasan Manggarai.

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Menara Air Manggarai, Warisan Belanda 1918 yang Kini Jadi Destinasi Eduwisata

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

Wolipop

detikHealth

detikOto

detikTravel

detikNews

Sepakbola

Sepakbola

detikFood

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini