Menilik pasca-Bandung Lautan Api lewat arsip audiovisual Dispusipda Jabar - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jawa Barat (Dispusipda Jabar) mengajak masyarakat menelusuri kondisi Bandung pasca-Bandung Lautan Api 1946 melalui film dokumenter dalam kegiatan nonton bersama.

Kegiatan nonton bersama film sejarah dan dokumenter kearsipan tersebut berlangsung pada 15-29 September 2026 di Home Teather Dispusipda Jabar. Tayangan audiovisual tersebut menjadi salah satu cara untuk mengenalkan arsip sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Salah satu film yang ditayangkan mengangkat kondisi Bandung setelah peristiwa Bandung Lautan Api pada 1946. Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Kota Bandung dan meninggalkan berbagai catatan yang tersimpan dalam arsip.

Peristiwa Bandung Lautan Api pada 23 Maret 1946 membuat sebagian besar wilayah Bandung bagian selatan dibumihanguskan oleh para pejuang dan warga sebelum ditinggalkan. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah wilayah Bandung digunakan oleh pasukan Sekutu dan NICA.

Setelah peristiwa tersebut, ribuan warga meninggalkan Bandung menuju wilayah di sekitar kota. Kondisi tersebut membuat kehidupan masyarakat berubah, sementara sejumlah bangunan dan kawasan yang sebelumnya menjadi bagian dari aktivitas warga mengalami kerusakan akibat pembakaran.

Peristiwa Bandung Lautan Api kemudian menjadi salah satu titik penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Bandung. Rekaman mengenai kondisi kota dan kehidupan masyarakat pada masa tersebut menjadi bagian dari arsip yang dapat digunakan untuk melihat kembali perjalanan sejarah Jawa Barat.

Arsip mengenai peristiwa tersebut tidak hanya tersimpan dalam bentuk dokumen tertulis, tetapi juga melalui foto, rekaman, dan film dokumenter. Kehadiran arsip audiovisual memungkinkan masyarakat melihat kembali kondisi Bandung pada masa lalu sekaligus memahami peristiwa sejarah melalui gambaran yang lebih nyata.

Pemanfaatan arsip audiovisual inilah yang turut dihadirkan Dispusipda Jabar melalui kegiatan nonton bersama film sejarah dan dokumenter kearsipan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kembali arsip daerah sekaligus mengajak masyarakat mengenal perjalanan sejarah Jawa Barat.

Pewarta: Afra Humaira Dista
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.