Ayu Rachmaningtyas
| 1 Oktober 2026, 00:34 WIB

Menko Polkam, Djamari Chaniago, menyebut politik, keamanan, dan ekonomi merupakan tiga aspek saling berkaitan. - Foto: Kemenko Polkam
AKURAT.CO Kekuatan ekonomi akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kehidupan bangsa Indonesia ke depan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mengatakan, sinergi antara stabilitas politik, keamanan, dan kekuatan ekonomi perlu terus ditingkatkan untuk menjaga ketahanan nasional, sekaligus menciptakan iklim usaha yang kondusif.
"Saya menyadari bahwa kekuatan ekonomi kita akan menjadi sesuatu yang sangat menentukan kekuatan bangsa ini ke depan," katanya, saat menjadi narasumber dalam Rakornas Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia Tahun 2026 di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Menurut Djamari, Indonesia memiliki kekayaan dan potensi ekonomi yang besar. Namun, potensi tersebut tidak dapat dikelola secara optimal tanpa situasi politik dan keamanan yang stabil dan kondusif.
Oleh karenanya, pemerintah berkepentingan untuk menciptakan kondisi yang mendukung dunia usaha, agar dapat memanfaatkan berbagai potensi nasional secara optimal.
Baca Juga: Cegah TPPO, Menko Polkam Pastikan Pekerja Migran Kompeten dan Terlindungi
"Kekayaan kita yang begitu banyak tidak mungkin bisa kita kelola sendiri. Tidak mungkin bisa kita manfaatkan sendiri tanpa kita menciptakan suasana yang aman," ujarnya.
"Kekayaan kita perlu, terlebih tentunya, kita lindungi. Dan kita berikan peluang sebesar-besarnya kepada para pengusaha kita untuk bisa memanfaatkan semua potensi tersebut," tambah Djamari.
Ia juga membuka ruang bagi kalangan pengusaha untuk menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan aspek politik dan keamanan.
Kemenko Polkam menjalankan fungsi koordinasi terhadap kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan stabilitas politik dan keamanan. Antara lain Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan Digital, TNI, Polri, dan BIN, serta berkoordinasi dengan Kejaksaan.
"Jangan ragu-ragu. Sampaikan apa yang kira-kira masih bisa disampaikan. Saya akan sepenuhnya mendukung berbagai kepentingan perusahaan dan dunia usaha," ujar Djamari.