Padang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai membentuk dan melatih Forum Anak di Kecamatan Pagai Selatan sebagai pelapor dan pelopor perlindungan anak di daerah setempat.
"Forum Anak merupakan upaya memberikan ruang partisipasi kepada anak dalam menyampaikan aspirasi, pendapat, kebutuhan, dan gagasan terkait pemenuhan hak anak dan perlindungan anak," kata kabid P3A Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepulauan Mentawai Arry Meritha melalui siaran pers yang diterima di Padang, Sabtu.
Menurut dia pembentukan dan pelatihan Forum Anak bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian anak terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan daerah.
Pelatihan diikuti perwakilan siswa SD,SMP,SMA di Kecamatan Pagai Selatan pada 5-6 Agustus 2026.
Ia berharap melalui pembentukan dan pelatihan Forum Anak adalah terbentuknya Forum Anak kecamatan Pagai Selatan yang aktif, terorganisasi, dan mampu menjalankan perannya sebagai wadah partisipasi anak.
Selain itu, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, dan keberanian anak dalam menyampaikan aspirasi serta meningkatnya kemampuan anak sebagai pelopor dan pelapor dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Ia mengakui sejumlah tantangan yang dihadapi yaitu kondisi geografis dan akses transportasi yang cukup sulit, terutama karena wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan wilayah kepulauan.
Selain itu masih terdapat anak yang belum memahami secara menyeluruh mengenai fungsi dan peran Forum Anak, serta belum terbiasa menyampaikan pendapat dan aspirasi dalam forum.
Ia menyampaikan Forum Anak dapat berperan sebagai pelopor dan pelapor dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
"Forum Anak diharapkan mampu menerima informasi atau pengaduan dari anak dengan sikap empati, tidak menghakimi, menjaga kerahasiaan identitas anak, serta tidak menyebarluaskan informasi mengenai kasus kepada pihak yang tidak berkepentingan," katanya,
Sementara Ketua Yayasan Ruang Anak Dunia Wanda Leksmana selaku lembaga yang diajak oleh pemerintah daerah sebagai narasumber kegiatan Forum Anak Kecamatan Pagai Selatan takjub dengan semangat dan perjuangan daerah dalam menyelenggarakan program perlindungan anak.
"Ini perlu diketahui oleh daerah lainnya karena Mentawai yang secara geografis kepulauan dan akses ke kecamatan yang sulit serta di tengah efisiensi anggaran yang tersedia, masih tetap memastikan isu perlindungan anak sampai ke daerah paling selatan di Mentawai," katanya.
Ia merasakan bagaimana akses dari Tua Pejat ibu kabupaten berangkat menggunakan transportasi laut, sampai di Sikakap harus menyeberangi pulau, kemudian menuju lokasi acara di pusat Kecamatan Pagai Selatan harus menyambung dengan kendaraan motor dengan waktu dua jam dengan medan jalan yang ditempuh masih tanah, kerikil dan sedikit yang dibeton.
Setelah sampai di tempat acara terjadi pemadaman listrik serentak setiap harinya, namun antusias anak-anak mengikuti kegiatan forum anak ini layak apresiasi, katanya.
Ia berharap Forum Anak Kecamatan Pagai Selatan dapat menerapkan ilmu yang telah diberikan dan menjadikan mereka sebagai pelopor dan pelapor perlindungan anak.