Bagikan:
CIKARANG - Motor Listrik Nasional atau Molinas langsung mendapat komitmen pembelian dalam jumlah besar. Rosan Roeslani menyebut James Riady menyatakan kesiapan membeli 20.000 unit motor listrik tersebut.
Komitmen itu disampaikan Rosan saat peluncuran Molinas di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus, yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
“Pak James Riady dari Lippo, yang tadi sempat bicara komitmen untuk beli 20.000 motor listrik, Bapak Presiden. Terima kasih Pak James Riady,” kata Rosan.
Rosan tidak merinci waktu pembelian, jenis motor, nilai transaksi, maupun tahapan pengadaan 20.000 unit tersebut.
Molinas dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah, badan usaha milik negara, serta perusahaan nasional.
Rosan mengatakan pemerintah ingin pengembangan motor listrik nasional memperkuat kemandirian industri dalam negeri.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa kita ini harus mandiri, kita harus berdikari, berdiri di atas kaki sendiri untuk setiap kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia,” ujarnya.
BACA JUGA:
Menurut Rosan, Indonesia memiliki bahan baku yang dibutuhkan untuk mengembangkan ekosistem motor listrik, terutama nikel sebagai bahan baterai.
Pemerintah akan mendorong penggunaan baterai berbasis nikel, termasuk hilirisasi menjadi sel baterai dan battery pack.
Rosan juga menyebut sekitar 10 perusahaan nasional sudah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN dari Kementerian Perindustrian.
Selain penguatan produksi, Danantara menyiapkan dukungan pembiayaan untuk konsumen. Perbankan dan lembaga keuangan di bawah Danantara akan didorong memberikan bunga lebih rendah serta tenor lebih panjang.
Uang muka pembelian motor listrik yang saat ini disebut sekitar 10 persen juga akan diupayakan turun, bahkan dihapus.
Rosan berharap skema tersebut dapat mempercepat permintaan sekaligus meningkatkan kapasitas produksi motor listrik nasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+