Nelayan Ambunten bantu evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 - ANTARA News Jawa Timur

Madura Raya (ANTARA) - Nelayan Ambunten, Sumenep, Jawa Timur membantu mengevakuasi satu orang korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, sehingga total jumlah korban yang dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep sebanyak 10 orang.

Koordinator Pos SAR Sumenep Nur Hadi Santoso di Sumenep, Senin mengatakan, korban KMP Mutiara Sentosa II yang dievakuasi nelayan tersebut sebelum sembilan korban lainnya yang dievakuasi Basarnas tiba di Sumenep.

"Dari yang dievakuasi melalui Pelabuhan Kalianget kan ada sembilan orang. Ditambah satu korban yang dievakuasi nelayan di wilayah Ambunten, sehingga total menjadi 10 orang," katanya.

Dari sepuluh korban tersebut, empat di antaranya kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget. Sedangkan enam orang lainnya, diberangkatkan menuju Posko Terpusat di Surabaya.

Terkait operasi pencarian, Nur Hadi menyebut hingga saat ini belum terdapat perkembangan terbaru. Kapal milik Basarnas telah kembali menuju lokasi kejadian sejak pagi untuk melanjutkan proses pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.

Ia juga mengatakan jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi secara keseluruhan masih mengacu pada data sementara, yakni sebanyak 233 orang. Namun, proses pendataan masih terus dilakukan karena sebagian korban dievakuasi menggunakan beberapa kapal berbeda.

Pos SAR Sumenep juga mengimbau masyarakat agar menunggu informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan operasi pencarian maupun jumlah pasti korban, mengingat proses evakuasi dan pendataan masih dilakukan secara terpadu oleh Basarnas bersama instansi terkait.

Sebelumnya, pada Senin sore, Badan SAR Nasional merilis, terus melakukan evakuasi terhadap korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep yang terjadi pada 2 Agustus 2026 itu.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat dikonfirmasi di Surabaya, Jawa Timur, Senin mengatakan, proses evakuasi terhadap korban kebakaran masih dilakukan menyusul masih ada penumpang yang berada di KN Masalembo dan sedang menuju ke Tanjung Perak Surabaya.

"Operasi SAR dilaksanakan manakala korban masih dinyatakan belum ketemu dan operasi itu masih efektif untuk dilaksanakan," katanya.

Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.