Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menilai kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Senin dinihari menjadi ruang mempersatukan kebersamaan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan nobar tidak hanya diukur dari besarnya jumlah peserta, tetapi juga dari nilai kebersamaan yang tercipta.
"Kita sama-sama merasakan bagaimana halaman Bumi Gora menjadi ruang publik yang mempertemukan pejabat pemerintah, Forkopimda, ASN, komunitas sepak bola, hingga masyarakat umum tanpa sekat. Sepak bola menjadi bahasa yang menyatukan semua kalangan. Tidak ada perbedaan status maupun latar belakang. Semua menikmati pertandingan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan," ujarnya.
Baca juga: ANTARA melibatkan UMKM lokal dalam nobar final Piala Dunia
Ribuan masyarakat memadati Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, dalam suasana yang aman, tertib, damai, dan penuh kebersamaan hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina.
Menurutnya, antusiasme masyarakat jauh melampaui perkiraan. Sekitar 8.000 hingga 9.000 orang memadati Halaman Bumi Gora hingga meluber ke ruas jalan di sekitarnya. Meski dihadiri ribuan orang dengan beragam latar belakang dan pendukung kedua kesebelasan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh sportivitas.
"Alhamdulillah, kegiatan berlangsung sangat baik. Pendukung Spanyol maupun Argentina menikmati pertandingan dengan penuh kegembiraan, saling bercanda, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Ini menjadi gambaran bahwa masyarakat NTB mampu merayakan perbedaan dalam semangat persaudaraan," kata Ahsanul Khalik.
Baca juga: Menteri UMKM memfasilitasi pengemudi ojol nobar final Piala Dunia 2026
Selain menjadi ruang kebersamaan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan pelaku UMKM memanfaatkan momentum itu untuk berjualan selama kegiatan berlangsung sehingga turut merasakan manfaat dari tingginya kehadiran masyarakat.
"Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Mereka tidak hanya ikut meramaikan suasana, tetapi juga memperoleh peluang ekonomi dari ribuan masyarakat yang hadir. Inilah yang kami harapkan, setiap kegiatan pemerintah mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, Pemprov NTB berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui nobar final Piala Dunia dapat terus terpelihara dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi modal sosial untuk bersama-sama membangun daerah.
"Kemenangan Spanyol menjadi penutup pertandingan yang luar biasa. Namun bagi kami, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika ribuan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana damai, saling menghargai, dan menikmati kebersamaan tanpa sekat. Semangat seperti inilah yang ingin terus kita rawat untuk membangun NTB," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026