OJK catat deposito warga Papua pada Agustus capai Rp17,46 triliun
Rabu, 30 September 2026 21:35 WIB
Suasana masyarakat saat mengikuti festival di Kota Jayapura, Papua. ANTARA/Qadri Pratiwi
Jayapura (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai deposito masyarakat di wilayah kerjanya mencapai Rp17,46 triliun pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Papua Yosua Rinaldy, di Jayapura, Rabu, mengatakan nilai deposito tersebut meningkat dari Rp16,57 triliun pada Agustus 2025 menjadi Rp17,46 triliun pada Agustus 2026.
"Peningkatan deposito tersebut menjadi salah satu indikator pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan di wilayah kerja OJK Papua," katanya lagi.
Menurut Yosua, secara nominal, dana pihak ketiga mengalami peningkatan pada seluruh jenis simpanan, yakni giro, deposito, dan tabungan.
"Nilai tabungan masyarakat juga meningkat dari Rp26,81 triliun pada Agustus 2025 menjadi Rp27,24 triliun pada Agustus 2026," ujarnya lagi.
Dia menjelaskan, sementara itu, dana masyarakat dalam bentuk giro turut tumbuh dari Rp8,3 triliun menjadi Rp8,53 triliun pada periode yang sama. Dengan demikian, total dana pihak ketiga yang dihimpun perbankan di wilayah kerja OJK Papua mencapai sekitar Rp53,23 triliun pada Agustus 2026.
"Peningkatan penghimpunan dana masyarakat tersebut menjadi bagian dari perkembangan industri jasa keuangan di wilayah Papua. Dana yang dihimpun perbankan selanjutnya menjadi salah satu sumber pembiayaan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha," katanya lagi.
Pihaknya terus mendorong penguatan industri jasa keuangan agar mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Papua.
"Kami optimis peningkatan deposito hingga akhir tahun berjalan baik apalagi dengan saat ini wilayah kerja OJK Papua mencakup empat provinsi, yakni Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan,"ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026