OJK Optimistis Risiko Kredit Himbara ke Koperasi Desa Merah Putih Terjaga

ILUSTRASI. OJK optimistis penyaluran kredit ke berbagai program pemerintah, termasuk KDMP, tak serta-merta memberatkan Himbara dengan beban risiko tinggi (Dok/Kurniawan Aji)

Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis penyaluran kredit ke berbagai program pemerintah, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tak serta-merta memberatkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan beban risiko tinggi. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, KDMP memang salah satu program pemerintah yang dalam prosesnya didukung dengan kredit dan pembiayaan dari Himbara. 

Terkait itu, Dian menyoroti dan mendukung komitmen pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, dalam pemenuhan kewajiban pembayaran kredit KDMP.

“Sebagaimana telah disampaikan dalam beberapa kesempatan,” kata Dian dalam jawaban tertulis, dikutip Selasa (22/9/2026). 

Baca Juga: BYOND by BSI Luncurkan Fitur Infaq Rutin, Bidik Peluang 1 Juta Aktivitas ZISWAF

Komitmen yang telah berulang kali disampaikan pemerintah itu, menurut Dian, menunjukkan bahwa berbagai aspek terkait pembayaran kewajiban kredit ke Himbara telah ataupun tengah dipersiapkan. 

Kesiapan tersebut, lanjutnya, mencakup kejelasan sumber pembayaran, proses verifikasi dan validasi serta lembaga pelaksananya, berbagai dokumentasi yang diperlukan, maupun peraturan dan/atau petunjuk pelaksanaan yang dibutuhkan sebagai dasar pelaksanaan proses pembayaran kredit KDMP tersebut. 

Di luar itu, Dian bilang pihaknya mengharapkan agar perbankan, termasuk Himbara, dapat terus berkembang dan bertumbuh tinggi dengan sehat, dilandasi penerapan prinsip manajemen risiko dan tata kelola yang baik, 

Sebab dengan itu, bank dapat terus berkontribusi untuk mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah untuk mendukung ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dian menjelaskan, pada dasarnya sektor perbankan merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembiayaan program prioritas nasional. 

Itu termasuk berbagai program yang bertujuan memperkuat pemerataan ekonomi, memperluas akses pembiayaan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

Baca Juga: Era Suku Bunga Tinggi Masih Berlangsung, KB Bank Selektif Sesuaikan Bunga Kredit

Sejalan dengan perkembangan kebutuhan pembangunan nasional, perbankan juga turut berpartisipasi dalam mendukung berbagai program pemerintah, antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR), penghapustagihan kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Program 3 Juta Rumah, KDMP, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dian, dukungan tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan secara konsisten mengambil peran dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.  

Secara khusus, peran Himbara dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah sejalan dengan fakta bahwa Himbara merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh negara. 

“Dengan itu Himbara tentunya diharapkan juga ikut menjalankan peran dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah,” tutur Dian. 

Namun di samping itu, Himbara tetap diandalkan pula untuk menghasilkan laba. Tak heran Himbara merupakan bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus ikut berperan aktif dalam pemerataan kesejahteraan.  

Baca Juga: Allo Bank: Transmisi Kenaikan Suku Bunga Kredit Butuh Waktu Sekitar 3-6 Bulan

Dalam menjalankan berbagai perannya ini, OJK mendorong Himbara untuk senantiasa tetap menerapkan manajemen risiko serta tata kelola yang baik, serta memberikan kontribusi yang sejalan dengan kapasitas serta keahlian dari masing-masing bank. 

Besarnya kredit atau pembiayaan yang disalurkan, kata Dian, semestinya bukan dijadikan sebagai tujuan satu-satunya. Namun, harus pula dilengkapi dengan struktur kredit dan sumber pembayaran yang jelas, serta didukung dengan mitigasi risiko dan pemantauan yang memadai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • kredit bank
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • OJK
  • Koperasi Desa Merah Putih
  • Koperasi Desa