Medan (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara memperkuat budaya menabung bagi pelajar di Kabupaten Karo, sebagai upaya membentuk perilaku keuangan yang sehat.
Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumut Yusri mengatakan, membangun kebiasaan menabung sejak sekolah merupakan langkah penting dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat dan bertanggung jawab.
"Edukasi itu merupakan langkah nyata untuk membekali pelajar dengan pengetahuan yang sangat penting, yaitu bagaimana mengelola uang dengan baik sejak usia dini," ujar Yusri dalam keterangan diterima di Medan, Minggu.
Ia mengatakan materi edukasi yang disampaikan oleh pihak OJK dan Bank Sumut, yakni perencanaan keuangan sederhana, pentingnya membangun kebiasaan menabung, serta pemanfaatan layanan perbankan secara aman dan bertanggung jawab.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang semakin cerdas secara finansial sekaligus memperkuat inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karo diikuti 200 pelajar dari SD sampai SMA pada Sabtu (15/8) yang juga sebagai peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026.
"Pelaksanaan HIM 2026 menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak usia sekolah sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan menabung di kalangan pelajar," ucap Yusri.
Wakil Bupati Karo Komando Tarigan mengatakan kegiatan itu merupakan langkah nyata untuk membekali pelajar dengan pengetahuan yang sangat penting, yaitu bagaimana mengelola uang dengan baik sejak usia dini.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperluas kepemilikan rekening tabungan di kalangan pelajar sekaligus membiasakan generasi muda menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang berizin dan diawasi OJK secara aman dan bertanggung jawab.
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.