Pabrik Volkswagen Bakal Dipakai Produksi Iron Dome Israel

Jakarta -

Volkswagen (VW) mengambil langkah besar dalam restrukturisasi bisnisnya. Produsen mobil asal Jerman itu mencapai kesepakatan awal untuk menjual pabrik Osnabrück ke perusahaan Israel, Aurelius Capital.

Pabrik tersebut selama ini digunakan untuk memproduksi VW T-Roc Cabriolet. Namun, setelah produksi mobil dihentikan pada musim panas 2027, fasilitas itu rencananya akan dialihfungsikan untuk memproduksi peralatan dan komponen sistem pertahanan udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana tersebut akan dilakukan bersama Rafael Advanced Defense Systems, perusahaan pertahanan Israel yang dikenal sebagai pengembang sistem pertahanan rudal Iron Dome.

This picture shows batteries of Israel's Iron Dome air defence system in the southern city of Sderot on May 11, 2023, as Israel's army and Gaza militants traded heavy cross-border fire. Israel and Gaza militants traded more heavy fire, the third day of the worst escalation of violence in months that has killed 25 people in the blockaded Palestinian enclave. (Photo by JACK GUEZ / AFP)Iron Dome Israel. Foto: AFP/JACK GUEZ

Kesepakatan penjualan ini melibatkan Volkswagen, Aurelius Capital, dan pemerintah Negara Bagian Lower Saxony. Aurelius akan menjadi pemilik mayoritas, sementara pemerintah setempat tetap memiliki saham di pabrik tersebut.

Pabrik Osnabrück sebelumnya mempekerjakan sekitar 2.300 orang. Dengan rencana pengalihan fungsi ini, lebih dari 1.200 lapangan kerja diperkirakan dapat dipertahankan.

Namun, transaksi tersebut masih membutuhkan sejumlah persetujuan final serta pemeriksaan regulator. Keterlibatan Rafael juga sempat menjadi sorotan karena perusahaan tersebut merupakan bagian dari industri pertahanan Israel.

Pabrik Volkswagen.Pabrik Volkswagen. Foto: GK Center

CEO Volkswagen Group Oliver Blume mengatakan VW tetap bertanggung jawab terhadap masa depan pabrik Osnabrück.

"Dengan kesepakatan hari ini, kami mengambil langkah penting untuk membuka masa depan industri baru bagi lokasi ini," kata Blume.

Jika seluruh proses berjalan lancar, pabrik yang selama ini memproduksi mobil konvertibel tersebut akan memasuki babak baru. Mulai 2027, Osnabrück diproyeksikan menjadi fasilitas yang memasok peralatan untuk sistem pertahanan udara Jerman dan Eropa.

(sfn/sfn)