PDHI Lampung gelar vaksinasi rabies dipadukan dengan kampanye gizi
Minggu, 27 September 2026 20:53 WIB
Kegiatan vaksinasi rabies di Balai Veteriner Lampung, Minggu (27/9/2026). (ANTARA/HO-Bvet Lampung)
Kegiatan inidi Balai Veteriner Lampung dengan menyiapkan sebanyak 200 dosis vaksin rabies bagi hewan penular rabies
Bandarlampung (ANTARA) - Balai Veteriner Lampung bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menggelar vaksinasi rabies yang dipadukan dengan kampanye gizi dan lapak baca.
"Kegiatan inidi Balai Veteriner Lampung dengan menyiapkan sebanyak 200 dosis vaksin rabies bagi hewan penular rabies," kata Kepala Balai Veteriner Lampung drh. Suryantana, di Bandarlampung, Minggu.
Menurutnya, kegiatan vaksinasi terhadap HPR sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan terhadap hewan sekaligus mencegah penularan rabies kepada manusia.
"Vaksinasi rabies tidak hanya menjadi kegiatan pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit tersebut," kata dia.
Ia mengatakan kegiatan vaksinasi di Lampung memiliki kekhasan karena vaksinasi dipadukan dengan lapak baca dan kampanye gizi sehingga edukasi kesehatan hewan, kesehatan manusia, dan peningkatan pengetahuan masyarakat dilakukan dalam satu kegiatan.
“Yang menarik dari kegiatan hari ini adalah kami tidak hanya berbicara tentang vaksinasi. Ada lapak baca dan kampanye gizi,” katanya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Anwar Bahri mengatakan pencegahan rabies tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan.
“Masyarakat memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin dan melaporkan apabila terjadi kasus atau kejadian yang mencurigakan,” katanya.
Ia mengatakan vaksinasi bersama tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa rabies merupakan penyakit yang dapat dicegah.
"Kesadaran menjaga kesehatan hewan peliharaan, kata dia, juga berkaitan dengan upaya menjaga kesehatan dan keselamatan keluarga serta lingkungan," kata dia.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung drh. Anwar Fuadi mengatakan dokter hewan memiliki peran dalam pencegahan penyakit, selain memberikan pelayanan ketika hewan mengalami gangguan kesehatan.
“Melalui vaksinasi dan edukasi, kami ingin masyarakat semakin memahami bagaimana menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi kesehatan manusia,” kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.