Jakarta -
Merayakan Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI) banyak caranya, mulai dari menggelar perlombaan hingga ikut upacara bendera. Tapi bukan komunitas namanya kalau tidak ikut merayakan hari kemerdekaan dengan cara yang unik.
Seperti yang dilakukan komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI), komunitas ini memilih merayakan hari kemerdekaan RI dengan menggelar "Turing Kemerdekaan Jakarta-Lampung" bertema "Silent Across The Strait" pada 15-17 Agustus 2026, dalam siaran resminya yang diterima detikOto.
Gak cuma ngumpul-ngumpul, komunitas ini coba mengkampanyekan "No Worry" E-Mobility Antarpulau. Perjalanan sekaligus sebagai perayaan hari jadinya ke-5, dan bertujuan untuk menguji dan membuktikan keandalan sarana SPKLU di rute antarpulau, sekaligus mengkampanyekan perjalanan jarak jauh dengan EV yang sepenuhnya no worry (bebas khawatir).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum KOLEKSI, Arwani Hidayat, menjelaskan bahwa momentum kemerdekaan tahun ini dimaknai dengan cara yang selaras dengan visi transisi energi pemerintah.
"Kami membawa tiga semangat 'kemerdekaan' dalam turing ini. Pertama, merdeka dari rasa khawatir (no anxiety) saat bepergian jauh ke daerah manapun karena infrastruktur SPKLU kini sudah memadai dan andal. Kedua, merdeka menyeberang antarpulau, membuktikan bahwa e-mobility tidak lagi terbatas di satu daratan. Dan yang paling krusial, ini adalah wujud nyata kemerdekaan dari membebani anggaran negara. Dengan menggunakan EV, kami berkontribusi langsung mengurangi ketergantungan pada BBM," tegas Arwani Hidayat.
Selama perjalanan, rombongan KOLEKSI akan melakukan pencatatan dan pendataan langsung terhadap ketersediaan serta keandalan SPKLU yang tersebar di Rest Area Tol Jakarta-Merak hingga Tol Trans Sumatera ruas Lampung. Kapasitas SPKLU yang akan diuji sangat variatif, mulai dari 30 kW hingga perangkat Ultra-Fast Charging berkapasitas 200 kW. Hasil pencatatan akan langsung disampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti.
komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI), komunitas ini memilih merayakan hari kemerdekaan RI dengan menggelar "Turing Kemerdekaan Jakarta-Lampung" bertema "Silent Across The Strait" pada 15-17 Agustus 2026. Foto: dok. KOLEKSI
Selain menguji infrastruktur pengisian ulang, KOLEKSI juga akan mengedukasi masyarakat terkait etika penggunaan SPKLU. Kampanye "Cerdas dan Bijak Menggunakan SPKLU" akan disuarakan guna menekan kebiasaan buruk pengguna yang kerap menjadikan area SPKLU sebagai tempat parkir atau tidak memindahkan kendaraan setelah daya baterai terisi penuh.
Terkait mobilitas antar pulau, konvoi mobil listrik ini juga akan menguji kelancaran dan keamanan penyeberangan melintasi Selat Sunda menggunakan fasilitas Kapal Feri Eksekutif rute Merak-Bakauheni. Hal ini diharapkan mampu menepis stigma dan kekhawatiran masyarakat mengenai keselamatan membawa kendaraan listrik ke dalam armada penyeberangan laut.
"Melalui turing Silent Across The Strait, kami ingin masyarakat luas melihat langsung bahwa ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir sudah terbentuk dengan baik. Perjalanan Jakarta - Lampung dengan puluhan mobil listrik kini dapat dilakukan tanpa keraguan sama sekali," tambah Danny Siwu, selaku Ketua Panitia Turing.
Rangkaian acara di Lampung nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari menikmati wisata alam berbasis lingkungan (green tourism), pelepasan bibit ikan di Pulau Pahawang, Gala Dinner perayaan HUT ke-5 KOLEKSI, hingga puncaknya mengikuti Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Bandar Lampung pada tanggal 17 Agustus 2026.
(lth/rgr)