Pekalongan hadirkan layanan spesialis gratis ibu dan bayi

Pekalongan hadirkan layanan spesialis gratis ibu dan bayi

Sabtu, 25 Juli 2026 22:08 WIB

Image Print

Petugas Kesehatan Kota Pekalongan sedang melakukan penimbangan bobot anak balita di Pekalongan, belum lama ini. ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah menghadirkan layanan spesialis gratis untuk ibu dan bayi sebagai upaya menekan angka kematian ibu, anak, serta balita.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Puji Winarti di Pekalongan, Santu, mengatakan bahwa program ini bertujuan menekan angka kematian ibu, bayi, dan balita melalui deteksi dini faktor risiko kehamilan maupun gangguan tumbuh kembang anak.

"Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat segera dirujuk ke rumah sakit, sehingga penanganannya tidak terlambat," katanya.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini juga difokuskan pada upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kolaborasi lintas sektor agar intervensi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, ia mengatakan masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan klinis, USG kehamilan, serta konsultasi langsung dengan dokter spesialis.

"Layanan ini diharapkan membantu para calon ibu mempersiapkan kehamilan dan persalinan yang sehat sekaligus memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal," katanya.

Menurut dia, dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak sejak dalam kandungan.

"Sejalan dengan tema Sayangi, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan, seluruh pihak diajak bersama-sama menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Salah seorang peserta, Fretty mengatakan layanan kesehatan gratis seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang ingin memastikan kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini.

"Saya berharap program serupa dapat terus dilaksanakan, sehingga semakin banyak ibu dan anak yang memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas," katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.