Pelajar Indonesia juarai kompetisi ALOHA di Panama

Pelajar Indonesia juarai kompetisi ALOHA di Panama

Kamis, 30 Juli 2026 15:13 WIB

Image Print

Pelajar Indonesia asal Sulawesi Barat Herson Rasyha Wilajaya, perwakilan Siswa SMP IT Al Biruni Mandiri Makassar berpose di sela-sela mengikuti kompetisi ALOHA, Mental Arithmetic Internasional dipusatkan di Panama, Amerika Tengah pada 27 Juli 2026. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Makassar (ANTARA) - Pelajar Indonesia asal Sulawesi Barat, Herson Rasyha Wilajaya (14) menjuarai ajang bergengsi ALOHA Mental Arithmetic Internasional yang diselenggarakan di Panama, Amerika Tengah.

"Ini merupakan pencapaian tertinggi dalam hidup saya, kerja keras, ketekunan dalam belajar akhirnya membuahkan hasil," ujar Herson saat dikonfirmasi dari Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

Siswa kelas 3 SMP IT Al Biruni Mandiri, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini keluar sebagai Grand Champion dalam kompetisi dunia aritmetika mental dan kalkulus internasional untuk anak-anak menggunakan sempoa (abakus) atau metode hitung cepat yang dipusatkan di Convention Center, Panama.

Sebagai perwakilan sekolah asal Indonesia, Herson berhasil menyingkirkan seribuan pesaing yang berasal dari 21 negara, setelah menyelesaikan 70 soal dengan catatan waktu kurang dari lima menit.

Kompetisi ALOHA Mental Aritmatika Internasional merupakan ajang tahunan yang mempertemukan seribu anak-anak jenius dari berbagai negara di dunia untuk menguji kecepatan dan akurasi berhitung.

Prestasi ini diraih dengan ketekunan dan kerja keras selama dua bulan berlatih keras sebelum kompetisi, hingga akhirnya membuahkan hasil yang tidak hanya mengharumkan nama sekolahnya tapi juga negaranya, Indonesia.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini tidak menyangka meraih juara dan mampu membanggakan daerah, bukan hanya Sulbar, Kota Makassar dan Sulsel tetapi juga negaranya melalui bidang pendidikan serta kado terbaik di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

"Doakan semoga prestasi ini mampu saya pertahankan dan menjadi bekal untuk menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi," tutur Herson dengan nada optimistis.

Apresiasi keberhasilan itu turut disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Panama Hendra Halim saat menerima kehadiran rombongan keluarga dan pihak sekolahnya di kantor kedutaan.

"Pencapaian ananda Herson terbukti mendapat pengakuan dunia karena menyabet gelar Grand Champion di ajang berhitung cepat tanpa alat bantu," kata Hendra dalam keterangannya yang disampaikan pihak keluarga.

Mantan Konsul Jenderal RI di Vancouver, Kanada, dan Direktur Eropa II di Kementerian Luar Negeri ini berharap, prestasi yang diraih Herson dapat menjadi contoh bagi seluruh pelajar di Indonesia dalam mengejar dan meraih impian di bidang pendidikan.

Secara terpisah, Direktur Pendidikan Al Biruni Mandiri School Muhammad Arafah Kube yang turut mendampingi Herson selama di Panama mengemukakan berbangga atas pencapaian anak didiknya. Ia tak menyangka Herson meraih juara Grand Champion di tengah ketatnya persaingan antarpeserta.

"Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa. Ketekunan, kedisiplinan hingga kerja keras ananda Herson dalam belajar, semua terbayarkan tuntas dengan hasil yang sangat memuaskan dan membanggakan negara Indonesia," kata Arafah.

Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026