Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya memastikan langsung mengevaluasi pola antisipasi skema bola mati atau set piece, setelah timnya menelan kekalahan 0-4 oleh Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat.
Mundari saat sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, mengemukakan, tiga dari empat gol Arema FC berawal dari sepak pojok yang tidak mampu diantisipasi secara maksimal oleh pemain Isenmulang.
"Sekali lagi tiga gol itu melalui corner (tendangan sudut) menjadi bahan koreksi untuk kami," kata Mundari.
Tiga gol Arema FC yang tercipta lewat tendang sudut masing-masing diciptakan oleh Diego Landis di menit ke-14, Marcos Vinicius di menit ke-45+6, dan Mauro Zijlstra di menit ke-85.
Gol cepat Arema pada menit ke-6 yang dicetak oleh Alfarizie turut mempengaruhi penampilan pemain Isenmulang di laga itu.
Sebab, dengan gol pertama Arema FC anak asuhnya langsung merespon dengan tampil terbuka sehingga menghadirkan banyak celah di sektor pertahanan.
Kemudian, dia menyampaikan, para pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya bermain tim peserta Super League, terlebih musim ini menjadi debut Isenmulang berlaga di kompetisi papan atas nasional.
Baca juga: Arema FC gulung Isenmulang empat gol tanpa balas di Kanjuruhan
Selain itu, Mundari menyatakan, persiapan melawan Arema FC pada laga perdana Super League juga memunculkan kendala nonteknis akibat peristiwa kebakaran hutan.
Dampaknya, tim tersebut tak bisa melaksanakan sesi latihan internal selama satu pekan.
Persoalan lain yang dihadapi oleh Isenmulang menjelang bergulirnya laga perdana adalah pengurangan dua poin (-2) karena faktor lisensi klub.
"Masalah club licensing. Pasti (pengurangan) dua poin sangat berpengaruh," ucapnya.
Kendati demikian, dia mengatakan, melakoni pertandingan melawan Arema FC menjadi pengalaman berharga karena akan membantu mempercepat proses adaptasi pemain, terlebih mayoritas pemain lokal Isenmulang merupakan skuad yang sebelumnya berkontribusi meloloskan tim tersebut ke Super League.
"Anak-anak sudah berjuang tadi, kami banyak menguasai permainan dan pemain sudah berusaha menampilkan yang terbaik," ujar dia.
Sementara itu, pesepakbola Isenmulang Kalteng FC Leo Lelis, menyampaikan optimismenya terhadap kebangkitan tim setelah mengalami kekalahan telak di laga pembuka Super League.
Dia menegaskan, seluruh pemain akan bekerja lebih keras agar Isenmulang bisa segera menorehkan kemenangan.
"Kami akan berkembang lebih baik lagi untuk pertandingan selanjutnya," tutur pemain berposisi bek tengah ini.
Baca juga: Pelatih Arema puji performa pemain usai mengalahkan Isenmulang 4-0
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.