Bagikan:
JAKARTA - Hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pelayanan publik kepada Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2025 mencapai 89,76 atau masuk dalam kategori sangat baik.
"IKM Kementerian PU dalam lima tahun terakhir menunjukkan hasil positif dan ini perlu kita apresiasi," kata Staf Ahli Menteri Hubungan Antar Lembaga Kementerian PU Triono Junoasmono dilansir ANTARA, Selasa, 28 Juli.
Dikatakan Triono, pada tahun 2021 IKM kementerian mencapai 78,25, naik menjadi 83,59 pada tahun 2022, naik lagi menjadi 86,18 tahun 2023, kemudian naik kembali menjadi 88,22 pada tahun 2024, dan pada 2025 naik menjadi 89,76 persen.
Cakupan responden yang jumlahnya mencapai 635 disusun representatif terhadap 50 UPT/Balai dari 5 unit organisasi, yaitu Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Bina Konstruksi, dan Badan Pengembangan SDM, sehingga hasil survei dapat mempresentasikan kondisi pelayanan publik Kementerian PU secara keseluruhan.
Sementara periode survei kuesioner dilakukan mulai 15 September 2025 hingga 5 Oktober 2025 yang dihitung menggunakan formula Krejcie and Morgan.
Dari 635 responden, lanjut Triono, 69 persen diantaranya adalah laki-laki, dan 32 persen adalah perempuan, untuk rentang usia 30 persen adalah 31-40 tahun, 26 persen (41-50 tahun), 17 persen (26-30 tahun), 14 persen (di atas 50 tahun), dan 13 persen (di bawah 25).
Sementara dilihat dari tingkat pendidikan sebanyak 62 persen adalah S1, sebesar 17 persen adalah S2, sebesar 12 persen adalah SMA/SMK, sebesar 6 persen adalah D3/D4, dan 3 persen adalah lainnya.
Dari hasil survei juga ditemukan terdapat tiga unsur terbaik yaitu prosedur pelayanan publik, kompetensi petugas,dan persyaratan pelayanan.
Namun demikian terdapat juga ada tiga unsur yang perlu ditingkatkan yaitu produk pelayanan, sarana dan prasarana, serta penanganan pengaduan.
Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025, kata Triono, telah menghasilkan gambaran objektif atas kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian PU.
BACA JUGA:
Sementara Forum Konsultasi Publik (FKP) diselenggarakan sebagai ruang dialog dua arah antara Kementerian PU dan para pemangku kepentingan pelayanan publik terpadu.
"Tujuannya adalah untuk menginformasi temuan survei sekaligus menyaring masukan langsung dari pengguna layanan," katanya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
Populer
28 Juli 2026, 05:31
28 Juli 2026, 10:39
28 Juli 2026, 07:20
28 Juli 2026, 11:30
28 Juli 2026, 07:45