Pelindo salurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di NTT - ANTARA News Jawa Timur

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), meski sejumlah fasilitas pelabuhan yang dikelolanya turut terdampak bencana.

Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan Satuan Tugas BUMN dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan masyarakat dan pengungsi dapat terpenuhi.

"Meskipun sejumlah fasilitas pelabuhan Pelindo di NTT juga terdampak gempa, kondisi tersebut tidak menyurutkan kepedulian dan komitmen kami untuk membantu masyarakat," kata Executive Director 3 Pelindo Wahyu Widodo dalam keterangan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Wahyu mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk merespons kebutuhan masyarakat di tengah proses pemulihan pascagempa.

Bantuan tahap awal diserahkan kepada BPBD Kabupaten Ende pada Senin (17/8) untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak sedangkan bantuan untuk wilayah Maumere diserahterimakan kepada BPBD setempat pada Selasa (18/8).

Sejumlah bantuan lainnya juga masih dalam perjalanan menuju Ende dan Maumere yang mencakup sembako dan kebutuhan dasar bagi kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia, berupa selimut dan kasur.

Wahyu menuturkan jenis bantuan disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama BPBD setempat agar kebutuhan masyarakat dan pengungsi di lokasi terdampak dapat menjadi prioritas.

Bantuan itu antara lain berasal dari entitas Pelindo Grup yang berada di Surabaya yakni PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Pelindo Marine Service (PMS).

Sementara itu, gempa bumi berkekuatan 7,7 yang mengguncang wilayah NTT sebelumnya turut berdampak terhadap sejumlah fasilitas pelabuhan Pelindo di Pulau Flores.

Pelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende mengalami kerusakan ringan, sedangkan Pelabuhan Maumere dilaporkan mengalami dampak lebih besar hingga sempat mengganggu kegiatan operasional.

Pelindo kemudian melakukan percepatan pemulihan fasilitas dan layanan. Seiring proses tersebut, pelabuhan-pelabuhan yang sebelumnya terdampak mulai kembali melayani kegiatan operasional secara normal.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.