Banjar, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengarahkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperkuat mitigasi bencana dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat agar pembangunan daerah lebih berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea di Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu, mengatakan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan daerah, mulai dari karhutla, banjir, lingkungan, kesehatan hingga ketimpangan ekonomi.
Program CSR perusahaan perlu diarahkan pada kebutuhan strategis daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat dan tidak berhenti pada pemberian bantuan sesaat.
“Kita ingin membangun Kabupaten Banjar yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga memiliki SDM yang unggul dan berkarakter, masyarakat yang mandiri secara ekonomi, lingkungan yang terjaga, serta siap menghadapi risiko bencana,” ujarnya saat menghadiri CSR Award Kabupaten Banjar 2026 di Hotel Treepark Kertak Hanyar.
Baca juga: 200 kecamatan terdampak karhutla, Banjar perkuat mitigasi tambah 150 personel
Menurut dia, Kabupaten Banjar masih menghadapi kerentanan terhadap sejumlah bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, puting beliung dan longsor, selain persoalan persampahan, keterbatasan penerangan jalan umum, stunting, gizi anak, kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.
Karena itu, ucapnya, Pemkab Banjar mendorong perusahaan mengarahkan CSR pada penguatan masyarakat peduli api, edukasi pengelolaan lahan tanpa bakar, pembangunan sekat kanal dan embung air, rehabilitasi lahan serta pelatihan kesiapsiagaan bencana.
Program CSR juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan lain melalui pengelolaan sampah terpadu, penyediaan penerangan jalan umum, peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat serta pemberdayaan ekonomi sehingga kontribusi dunia usaha memiliki dampak yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Banjar Anna Rosida Santi mengatakan CSR Award tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga sarana evaluasi agar program tanggung jawab sosial perusahaan semakin inovatif, berkelanjutan dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Tahun ini sebanyak 21 perusahaan menyampaikan laporan kegiatan CSR dan 10 individu mempresentasikan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan berkelanjutan yang diverifikasi dan dinilai dewan juri dari unsur akademisi, BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan dan Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar.
“CSR Award ini kami harapkan menjadi pemicu agar dunia usaha terus meningkatkan kualitas program, sehingga kontribusi semakin selaras dengan kebutuhan pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian Anna.
Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.