Pemkab Donggala optimalkan layanan Call Center 112 tangani kedaruratan
Rabu, 12 Agustus 2026 17:16 WIB
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Donggala Hermanto saat memimpin peluncuran layanan call center 112 di Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Donggala
Kabupaten Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah mengoptimalkan dan mempercepat layanan darurat Call Center 112 untuk penanganan kondisi kedaruratan yang dilaporkan masyarakat di daerah tersebut.
"Jadi layanan call center ini akan beroperasi 1x24 jam dalam mendukung respons pemerintah daerah terhadap bentuk keadaan darurat," kata Kepala Diskominfo Donggala Hermanto di Banawa, Rabu.
Ia mengemukakan salah satu tujuan adanya Call Center 112 untuk mempercepat penanganan kondisi darurat pada wilayah rawan bencana alam.
"Donggala kan merupakan daerah rawan bencana sehingga perlu adanya layanan ini untuk menangani kondisi kedaruratan secara cepat, responsif, dan terkoordinasi lintas sektor," ucapnya.
Menurut dia, masyarakat dapat melaporkan tidak hanya kejadian bencana alam tetapi juga bencana sosial, kebakaran, serta kondisi darurat lainnya.
"Mekanismenya setiap laporan yang masuk akan diteruskan ke masing-masing OPD terkait yang berwenang untuk melakukan penangan tersebut," sebutnya.
Pemerintah daerah sudah menyiapkan responden yang menjadi penghubung di masing-masing wilayah seperti puskesmas, polsek, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
"Pelayanan call center ini akan dilaksanakan empat orang dari Diskominfo dibantu dari BPBD dan Satpol PP yang bersiaga 1x24 jam," kata dia.
Hermanto mengimbau agar masyarakat menggunakan layanan Call Center 112 secara tepat dan hanya untuk kondisi yang membutuhkan penanganan darurat.
"Layanan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Komdigi untuk membangun sistem layanan kedaruratan yang terintegrasi," ujarnya.
Diketahui Donggala menjadi daerah kelima di Sulawesi Tengah yang sudah mengaktifkan layanan Call Center 112 seperti Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Buol, dan Donggala.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026