Gresik (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gresik meresmikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Selasa, sebagai fasilitas produksi bersama bagi pelaku usaha sekaligus tempat magang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan sentra tersebut dibangun untuk memperkuat daya saing IKM logam melalui penyediaan mesin dan peralatan produksi yang selama ini sulit dijangkau pelaku usaha secara mandiri.
"Sentra IKM Logam ini menjadi fasilitas bersama yang bisa dimanfaatkan pelaku IKM sekaligus menjadi tempat magang bagi anak-anak SMK," katanya di Gresik, Jawa Timur, Selasa.
Ia menjelaskan Gresik tidak hanya memiliki kawasan industri besar, tetapi juga sentra manufaktur skala rumah tangga, terutama di Desa Pelemwatu dan Desa Laban, Kecamatan Menganti, yang memproduksi berbagai peralatan berbahan logam, mulai alat pertanian, konstruksi hingga perlengkapan peternakan.
Menurut dia, keberadaan sentra tersebut diharapkan mampu mengatasi keterbatasan akses terhadap mesin berteknologi tinggi sehingga kapasitas produksi dan kualitas produk IKM dapat meningkat.
Selain itu, Pemkab Gresik juga mendorong kemitraan antara pelaku IKM dengan kawasan industri, seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dan Kawasan Industri Gresik (KIG), melalui kerja sama penyediaan bahan baku, pemanfaatan material, hingga pemasaran produk.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan Sentra IKM Logam dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perindustrian Tahun Anggaran 2025 dan telah selesai 100 persen sesuai spesifikasi teknis.
Menurut dia, fasilitas tersebut dilengkapi ruang workshop, ruang perawatan mesin, instalasi listrik, CCTV, sanitasi, area parkir, serta berbagai peralatan produksi yang dapat digunakan bersama oleh pelaku IKM.
Ia berharap Sentra IKM Logam menjadi pusat layanan bersama, pusat produksi, sekaligus pusat pembinaan yang mampu meningkatkan daya saing industri logam lokal serta memperkuat hubungan antara dunia usaha, industri, dan pendidikan.
Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.