Pemkab Kubar dan swasta bangun jalan demi perkuat konektivitas - ANTARA News Kalimantan Timur

Kutai Barat, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) dan pihak swasta memperkuat konektivitas antarwilayah lewat pembangunan jalan sepanjang 4,8 kilometer (km) di Kecamatan Mook Manaar Bulatn guna memperlancar aktivitas ekonomi warga.

"Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemda dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat konektivitas antar-wilayah," ujar Bupati Kubar Frederick Edwin di Sendawar, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Senin.

Kecamatan Mook Manaar Bulatn, menurut dia, memiliki potensi besar sebagai kawasan penggerak ekonomi dan permukiman masyarakat. Maka penataan ruang yang bersinggungan dengan aset jalan milik pemda perlu diselesaikan melalui solusi yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Untuk itu ia mengatakan pemkab memberi apresiasi kepada PT Bina Insan Sukses Mandiri (BISM) atas komitmen mendukung pembangunan daerah melalui penyediaan jalan alternatif pengganti, sehingga jalan yang dibangun tersebut memiliki kualitas yang baik, aman, nyaman, serta memenuhi standar teknis agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Terlebih komitmen tersebut telah resmi dilakukan penandatangan antara ia dan perusahaan, yakni penandatanganan kesepakatan bersama tentang sinergi Pembangunan Jalan Alternatif Pengganti Jalan Milik Pemda di Mook Manaar Bulatn, Sendawar, pada Jumat (7/8).

"Kesepakatan bersama tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memastikan keberlanjutan akses transportasi masyarakat di Mook Manaar Bulatn, terutama di Kampung Linggang Marimun," katanya.

Kesepakatan bersama itu, lanjutnya, merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, sehingga investasi tetap berjalan dan hak masyarakat terhadap fasilitas publik juga terjamin.

"Pembangunan jalan alternatif ini harus dilaksanakan secara optimal dengan memperhatikan kualitas konstruksi, aspek keselamatan, dan kelayakan fasilitas sehingga setara atau bahkan lebih baik dibandingkan jalan sebelumnya," kata bupati.

Sementara itu, Direktur PT BISM Chai Chon Cho menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutai Barat yang telah mendukung proses terwujudnya kesepakatan tersebut, sehingga jalan alternatif 4,8 kilometer di Linggang Marimun tersebut dapat cepat dituntaskan.

"Walau proses administrasi menuju penandatanganan ini sangat panjang sejak tahun 2024, namun kami melihat dari sisi positifnya. Kami bisa paham dan mengikuti aturan. Kami juga terima kasih kepada bapak bupati karena penandatanganan telah dilakukan yang tentunya dilanjutkan dengan proses pembangunan jalan," kata Chai Chon.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.