Pemkab Wondama manfaatkan Safari Merah Putih perluas layanan ke kampung - ANTARA News Papua Tengah

Wasior (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, memanfaatkan Safari Merah Putih untuk memperluas layanan publik dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat di kampung-kampung terpencil.

Bupati Teluk Wondama Elya Auri di Wasior, Jumat, mengatakan Safari Merah Putih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi sarana pemerintah mendekatkan layanan bagi masyarakat.

Layanan dimaksud seperti, layanan administrasi kependudukan, pencanangan layanan listrik 24 jam di sejumlah kampung, survei jalan oleh instansi terkait, penyaluran paket sembako, serta pembagian bendera Merah Putih.

"Safari Merah Putih bertujuan menjaga semangat kemerdekaan sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat layanan dari pemerintah, terutama bagi warga kampung yang sulit akses transportasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan selama empat hari merupakan kolaborasi pemerintah daerah dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1811/Teluk Wondama, dan Kepolisian Resor Teluk Wondama.

Lokasi yang dikunjungi meliputi, Kampung Yabore dan Wombu Distrik Naikere, Kampung Samiei Distrik Kuri Wamesa, Kampung Werianggi Distrik Werabur, Kampung Yarpate Distrik Wamesa, serta Kampung Yarmatum Distrik Soug Wepu.

"Kegiatan ini membantu pemerintah daerah mengetahui langsung kondisi masyarakat, sekaligus jadi bahan penyusunan program yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing kampung," ujar Auri.

Menurut dia, kehadiran langsung pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat merupakan salah satu strategi belanja permasalahan yang sesuai dengan kondisi rill sehingga menjadi dasar perumusan program.

"Kami ingin masyarakat di kampung-kampung merasakan bahwa negara hadir melalui pelayanan dan pembangunan yang menyentuh kebutuhan mereka," ujar Elysa.

Pewarta: Zack Tonu Bala/Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.