Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku menggandeng Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) untuk memperkuat kerja sama dalam perencanaan, penelitian, dan pembangunan kota melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Balai Kota Ambon.
“Kami telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Ambon dengan Universitas Kristen Indonesia Maluku dalam rangka kerja sama dalam berbagai bidang,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena di Ambon, Rabu.
Ia mengatakan kerja sama dengan UKIM bagian dari upaya Pemkot Ambon membuka kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Menurut dia, kerja sama serupa sebelumnya telah dilakukan Pemkot Ambon dengan sejumlah perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung perencanaan pembangunan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Tujuannya membuka diri untuk bekerja sama dengan seluruh perguruan tinggi guna mengupayakan berbagai hal, baik itu dalam perencanaan, penelitian, dan seterusnya. Termasuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga perguruan tinggi di kota ini,” ujarnya.
Bodewin menjelaskan nota kesepahaman dengan UKIM selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama (PKS) antara organisasi perangkat daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemkot Ambon dan fakultas terkait di UKIM.
Menurutnya, PKS tersebut dapat diarahkan pada kebutuhan teknis pembangunan, termasuk perencanaan tata ruang dan pembangunan infrastruktur.
“Jadi nanti ke depan misalnya ada kebutuhan kita untuk perencanaan terkait dengan tata ruang pembangunan dan seterusnya, itu bisa dilakukan PKS antara OPD teknis dengan fakultas-fakultas pada UKIM,” katanya.
Ia berharap, kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi dapat diimplementasikan dalam program yang mendukung pembangunan Kota Ambon.
“Kita berharap kolaborasi antara pemerintah bersama dengan perguruan tinggi ini dapat membuahkan hasil yang baik,” ucapnya.
Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.