Pemkot Bengkulu imbau warga berlakukan PHBS untuk antisipasi penyakit - ANTARA News Bengkulu

Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengimbau  seluruh masyarakat untuk memberlakukan perilaku hidup bersih dan sehat (BHBS) sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap  kabut asap yang dapat berdampak terhadap kesehatan.

"Untuk kabut asap kita berharap agar masyarakat tetap memberlakukan PHBS yaitu perilaku hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Nelly Hartati di Bengkulu, Kamis.

Ia menyebut, penggunaan masker dilakukan sebagai upaya agar masyarakat terhindar dari penyebaran penyakit saat berada di luar rumah dan tidak menyebarkan penyakit dengan orang lain.

"Kalau terindikasi seperti batuk ataupun gangguan pernafasan diimbau untuk menggunakan masker agar tidak menularkan ataupun tertular penyakit dan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan kesehatan, menjaga pola makanan, mengkonsumsi vitamin dan istirahat yang cukup," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi agar seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk menggunakan masker jenis N95 atau KN95 khususnya saat beraktivitas di luar rumah.

"Masyarakat dianjurkan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan partikel udara," terangnya.

Berdasarkan informasi kualitas udara pada AQI (Air Quality Index) Bengkulu tercatat 157 dengan kategori Tidak Sehat, dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius, sehingga menjadi perhatian agar masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.

Untuk itu, masyarakat diminta agar membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya pada pagi dan siang hari ketika kondisi kabut asap masih cukup terasa.

Kemudian, masyarakat juga disarankan menutup rapat pintu dan jendela rumah apabila kabut asap sedang tebal agar paparan udara dari luar dapat diminimalkan.

Meskipun demikian, pemerintah kota mengingatkan agar masyarakat yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau keluhan kesehatan lainnya akibat paparan asap agar dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.