Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, memastikan seluruh bayi yang baru lahir di wilayah tersebut akan mendapatkan administrasi kependudukan seperti kartu identitas anak (KIA), kartu keluarga (KK) dan lainnya melalui program bayi lahir dapat akta diantar wali kota (BALADEWA).
"Dengan melahirkan di rumah sakit atau melahirkan dengan bidan, bukan hanya pelayanannya yang terbaik, tetapi juga mendapatkan akta kelahiran," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Senin.
Ia menyebut melalui program BALADEWA, Pemkot Bengkulu ingin memastikan setiap warga mendapatkan kemudahan layanan yang menyeluruh.
Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu telah melakukan sinkronisasi data sejak proses persalinan hingga penerbitan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) bagi bayi yang baru lahir.
Baca juga: KPU catat pemilih Bengkulu Utara bertambah 5.876 orang
Dengan adanya program tersebut, setiap ibu yang melahirkan di rumah sakit ataupun melalui fasilitas bidan mandiri kini akan mendapatkan keuntungan ganda yaitu memperoleh fasilitas kesehatan yang optimal dan mendapatkan akta kelahiran sang anak.
Dedy menerangkan melalui program BALADEWA tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah kota setempat saat ini terus fokus pada aksi konkret di lapangan demi kesejahteraan warga, bukan sekadar janji manis di atas kertas.
"Program ini untuk memberikan pelayanan kepada rakyat Kota Bengkulu. Jadi kita betul-betul ingin pelayanan yang paripurna. Kalau selama ini ada program melahirkan gratis, sekarang ditambah lagi, bayi yang baru lahir dapat akta diantar langsung wali kota ataupun wakil walikota," ujar dia.
Di sisi lain, Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Widodo menjelaskan program BALADEWA merupakan layanan terintegrasi yang secara otomatis akan memproses beberapa dokumen penting sekaligus dalam satu waktu pengajuan.
"Pelayanannya terintegrasi, mulai dari NIK, akta kelahiran, KIA, dan dokumen kependudukan tersebut nantinya juga akan langsung terhubung secara sistem dengan layanan jaminan kesehatan," ujar dia.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.