Pemkot Jayapura pastikan ketersediaan data pembangunan kampung

Pemkot Jayapura pastikan ketersediaan data pembangunan kampung

Jumat, 28 Agustus 2026 07:58 WIB

Image Print

Foto bersama setelah pembukaan kegiatan kegiatan verifikasi dan validasi indeks desa di Kota Jayapura, Kamis (27/8/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua memastikan ketersediaan data pembangunan kampung yang akurat, objektif, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan melalui kegiatan verifikasi dan validasi indeks desa 2026.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Kamis, mengatakan data hasil verifikasi dan validasi tidak sekadar menjadi angka administratif tetapi merupakan pijakan utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan, menyalurkan program pembangunan, serta mengevaluasi ketepatan sasaran pembangunan.

"Kami berharap seluruh pihak yang terlibat melakukan pengisian dan pencocokan kuesioner berdasarkan kondisi riil serta objektif di lapangan. Proses tersebut tidak dilakukan dengan cara menyalin data sebelumnya atau menggunakan asumsi tanpa verifikasi langsung," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk kepala kampung, perangkat kampung, tim verifikator tingkat kampung, distrik, hingga kota diminta bekerja secara serius, cermat, transparan, dan bertanggung jawab.

"Kami inginkan agar setiap data harus dipastikan lengkap dan tidak diisi secara sembarangan," katanya lagi.

Dia menambahkan sinergi antara perangkat daerah, pemerintah distrik, dan pemerintah kampung sangat diperlukan agar proses pemutakhiran data dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Pemkot Jayapura menargetkan kualitas indeks desa terus meningkat melalui penguatan berbagai dimensi penilaian, meliputi layanan sosial, ekonomi, lingkungan, kebutuhan dasar, aksesibilitas, tata kelola pemerintahan kampung, serta kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan data indeks desa akan menjadi salah satu acuan bagi perangkat daerah dalam menyusun program dan kegiatan pembangunan di kampung.

"Dengan demikian, perencanaan pembangunan dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan potensi masing-masing kampung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kota Jayapura Makzi L. Atanay mengatakan kualitas perencanaan pembangunan kampung sangat bergantung pada kualitas data yang disampaikan.

"Semakin aktual dan akurat data yang tersedia, semakin kuat dasar yang digunakan untuk menyusun kebijakan dan intervensi pembangunan," katanya.

Dia menjelaskan proses verifikasi dan validasi bertujuan memastikan data, dokumen, dan informasi yang dikumpulkan lengkap, konsisten, serta sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan yang telah ditetapkan.

"Selain itu, proses tersebut juga memastikan data yang digunakan tepat dan akurat sesuai dengan tujuan pembangunan," ujarnya.

Dia mengatakan data tersebut nantinya dapat menjadi basis perencanaan pembangunan daerah sekaligus digunakan untuk mengukur tingkat perkembangan kampung.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026