Pemkot Singkawang dukung transformasi ISBI jadi universitas - ANTARA News Kalimantan Barat

Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat mendukung rencana transformasi Institut Sains dan Bisnis Internasional (ISBI) Singkawang menjadi universitas sebagai upaya memperkuat akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan tersebut.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, pemerintah daerah akan mengawal proses perubahan status tersebut dengan melakukan verifikasi lapangan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai bahan dukungan kepada pemerintah pusat.

"Perjuangan para pengurus ISBI sejak 2002 hingga sekarang sangat luar biasa agar Singkawang memiliki universitas. Pemerintah kota tentu memberikan dukungan terhadap upaya tersebut," katanya usai menerima audiensi jajaran ISBI Singkawang di Singkawang, Kamis.

Menurut dia, dukungan tersebut bagian dari komitmen pemerintah daerah mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas serta memperkuat daya saing daerah.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Singkawang menugaskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama OPD terkait melakukan peninjauan langsung ke kampus ISBI untuk memverifikasi berbagai persyaratan, mulai dari proses pembelajaran, luas lahan, kelengkapan fasilitas, hingga aktivitas akademik mahasiswa.

"Hasil verifikasi itu akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam mendukung perubahan status ISBI menjadi universitas di Kota Singkawang," ujarnya.

Rektor ISBI Singkawang Eka Murdani mengatakan kampus yang dipimpinnya menargetkan perubahan status menjadi universitas dengan visi menghasilkan lulusan yang berkarakter, unggul, berlandaskan budaya multietnis dan kawasan perbatasan, serta memiliki jiwa social entrepreneurship pada 2035.

Ia menjelaskan saat ini ISBI memiliki lebih dari 1.000 mahasiswa dari empat angkatan dengan penerimaan mahasiswa baru sekitar 250 hingga 300 orang setiap tahun. Sebagian besar mahasiswa berasal dari wilayah Singbebas yang meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sambas.

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), lanjutnya, menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni hampir 800 orang, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan tenaga pendidik di kawasan tersebut.

Eka menambahkan ISBI juga telah memenuhi salah satu persyaratan utama untuk bertransformasi menjadi universitas, yakni memiliki lahan seluas 14 hektare atau melebihi ketentuan minimal 10 hektare.

Selain memperluas akses pendidikan tinggi, keberadaan kampus tersebut dinilai turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Singkawang Utara melalui tumbuhnya usaha rumah kos, kuliner, jasa fotokopi, hingga toko alat tulis dan buku yang berkembang seiring meningkatnya jumlah mahasiswa.

Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.