Pemprov Sulteng: Rute Kota Palu-Guangzhou hidupkan penerbangan lokal
Sabtu, 15 Agustus 2026 06:56 WIB
Arsip Foto - Sejumlah warga menunggui kedatangan keluarganya di Terminal Kedatangan Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/7/2024). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan rute penerbangan Guangzhou (China)-Palu telah menghidupkan rute penerbangan lokal.
"Dampaknya menjadi pengumpan untuk rute penerbangan lokal, Palu-Morowali dan Morowali-Palu," kata Asisten II Setda Sulteng Rudi Dewanto, di Palu, Jumat.
Dia menjelaskan saat ini rute itu dilayani oleh maskapai Wings Air. Tetapi, dengan adanya rute penerbangan internasional itu, membuka peluang masuknya Maskapai Sriwijaya Air.
"Nantinya Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu, melayani tiga kali penerbangan langsung rute Palu-Guangzhou," katanya lagi.
Beberapa waktu lalu, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan penerbangan perdana Sriwijaya Air di Bandara Maleo Morowali, Sulawesi Tengah, merupakan momentum penting dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut dia, Morowali Utara mengusulkan rute langsung menuju Manado, sementara pihaknya mengusulkan penerbangan ke Palu serta penambahan jadwal ke Kendari.
"Untuk informasi, nanti Morowali Utara minta ada penerbangan sampai Manado. Nah, saya juga meminta ada penerbangan sampai Palu dan ditambah nanti akan ada penerbangan ke Kendari," ujarnya.
Ia mengatakan pengembangan rute tersebut penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung arus investasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido mengatakan konektivitas langsung Palu-Guangzhou tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pintu masuk strategis bagi pengembangan perdagangan, investasi, pariwisata, serta penguatan hubungan antara Sulawesi Tengah dan Tiongkok.
Menurut dia, sebelum rute itu dibuka, masyarakat Sulteng yang hendak bepergian ke Guangzhou harus melakukan transit di Jakarta dan tidak jarang harus menginap. Dengan adanya penerbangan langsung, perjalanan menjadi lebih efisien sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026