Senin, 20 Juli 2026, 21:08 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Segmen Low Cost Green Car (LCGC) belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada paruh pertama 2026. Di tengah pertumbuhan pasar otomotif nasional, mobil murah ramah lingkungan justru masih menghadapi tekanan dengan penjualan yang kembali melemah dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil LCGC dari pabrik ke dealer sepanjang Januari-Juni 2026 tercatat 55.506 unit. Angka tersebut turun 18,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 68.038 unit.
Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Jika melihat data tahunan, pasar LCGC terus mengalami penyusutan sejak mencapai puncaknya pada 2023.
Kala itu, penjualan LCGC masih mampu menembus 204.705 unit. Namun pada 2024 angkanya turun menjadi 176.766 unit, lalu kembali merosot menjadi 122.686 unit sepanjang 2025.
Tren Berbeda dengan Mobil ICE
Menariknya, pelemahan LCGC terjadi ketika pasar mobil bermesin pembakaran internal (ICE) non-LCGC mulai menunjukkan pemulihan.
Memang, penjualan mobil ICE juga sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Distribusinya turun dari 729.739 unit pada 2023 menjadi 586.729 unit pada 2024, lalu kembali melemah menjadi 505.857 unit pada 2025.
Namun, kondisi tersebut mulai berubah pada semester pertama 2026. Penjualan mobil ICE non-LCGC mencapai 263.950 unit, naik 10,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan 239.535 unit.
Artinya, ketika pasar mobil konvensional mulai bangkit, segmen LCGC justru masih kesulitan keluar dari tren penurunan.
Calya dan Sigra Masih Mendominasi
Meski pasar menyusut, persaingan di segmen LCGC tidak banyak berubah. Toyota Calya masih menjadi model dengan penjualan tertinggi sepanjang Januari-Juni 2026.
MPV tujuh penumpang tersebut membukukan distribusi 17.121 unit, unggul atas saudara kembarnya, Daihatsu Sigra, yang mencatatkan 14.463 unit.
Baca Juga: Chery Q Siap Meluncur di GIIAS 2026, Persaingan Mobil Listrik Rp200 Jutaan Kian Sengit
Posisi ketiga ditempati Honda Brio Satya dengan penjualan 12.227 unit. Sementara dua model hatchback lainnya, yakni Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, masing-masing mencatatkan distribusi 7.312 unit dan 4.383 unit.
Daftar LCGC Terlaris Semester I 2026
- Toyota Calya: 17.121 unit
- Daihatsu Sigra: 14.463 unit
- Honda Brio Satya: 12.227 unit
- Toyota Agya: 7.312 unit
- Daihatsu Ayla: 4.383 unit
Merosotnya penjualan LCGC menunjukkan bahwa segmen yang selama ini dikenal sebagai pintu masuk kepemilikan mobil pertama masih menghadapi tantangan. Di sisi lain, meningkatnya penjualan mobil non-LCGC mengindikasikan adanya pergeseran preferensi konsumen, baik ke kendaraan dengan fitur yang lebih lengkap maupun ke model elektrifikasi yang kini semakin banyak tersedia di pasar Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman