Pentas pendidikan agama Islam di Buleleng perkuat karakter siswa - ANTARA News Bali

Buleleng, Bali (ANTARA) - Pekan Kreativitas dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) 2026 menjadi salah satu sarana memperkuat karakter peserta didik melalui pengembangan bakat, kreativitas, dan juga prestasi siswa.

"PENTAS PAI merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi melalui berbagai bidang seni, keterampilan, dan pendidikan agama," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng I Gede Sumarawan di Buleleng, Bali, Minggu.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta didik, mempererat silaturahim, serta membentuk generasi yang memiliki pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan kreativitasnya. Yang terpenting bukan hanya prestasi, tetapi bagaimana nilai-nilai agama dapat diimplementasikan dalam kehidupan," ujarnya.

PENTAS PAI Kabupaten Buleleng 2026 diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA dengan berbagai cabang perlombaan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran, Musabaqah Hifzil Quran, Pidato PAI, Kaligrafi Islami, Cerdas Cermat PAI, Poster PAI, Voice of Islam, Adzan, dan Fashion Show.

Pihaknya juga mengapresiasi jumlah peserta mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Tahun ini tercatat sebanyak 308 peserta yang mengikuti berbagai cabang perlombaan.

Peningkatan tersebut dinilai menunjukkan tingginya antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan potensi dan kecintaan terhadap Pendidikan Agama Islam.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Putu Primasuta, mengatakan kegiatan PENTAS PAI menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

Menurut dia, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, sikap toleransi, kedisiplinan, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta didik.

"Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui kegiatan seperti PENTAS PAI, anak-anak tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai proses, menjunjung sportivitas, dan menghormati kemampuan peserta didik lainnya," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak sehingga pembinaan peserta didik dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng tentang Dewan Hakim atau Juri Lomba dan pembacaan sumpah juri sebagai bentuk komitmen untuk melaksanakan penilaian secara objektif, adil, transparan, dan bertanggung jawab.

Kegiatan PENTAS PAI Kabupaten Buleleng Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan Pendidikan Agama Islam sekaligus mendorong lahirnya peserta didik yang berprestasi, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.