Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan buffer stock kepada 23 kabupaten/kota se Aceh sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.
"Buffer stock penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi ketika bencana terjadi," kata Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, di Banda Aceh, Selasa.
Penyaluran bantuan buffer stock tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Aceh secara simbolis kepada perwakilan Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.
Kepada masing-masing daerah, pemerintah memberikan satu truk bantuan yang berisi berbagai kebutuhan dasar penanggulangan bencana. Meliputi tenda serbaguna, pangan, sandang, kid ware, family kits, bahan bangunan rumah (BBR), serta perlengkapan dapur.
Untuk nilai bantuan setiap daerah berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Misal, Aceh Jaya senilai Rp1,5 miliar, Aceh Barat Rp1,9 miliar dan Nagan Raya Rp1,8 miliar.
Fadhlullah menegaskan, penyaluran buffer stock tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tiga kabupaten yang menerima secara simbolis pada hari ini saja, melainkan untuk semua daerah.
"Bantuan disiapkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapan logistik apabila terjadi bencana," ujarnya.
Dirinya menilai, buffer stock penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat ketika terjadinya bencana terjadi, terutama pada masa tanggap darurat ketika akses terhadap pangan, sandang, tempat tinggal sementara dan perlengkapan rumah tangga menjadi kebutuhan mendesak.
"Pemerintah Aceh tidak hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui ketersediaan logistik yang dapat segera dimobilisasi ke wilayah terdampak," demikian Fadhlullah.
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.