Jakarta, CNN Indonesia --
Persebaya Surabaya berhasil menjadi juara Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung lewat drama adu penalti dalam partai final yang berlangsung pada Kamis (6/8) malam.
Persebaya resmi menjadi juara baru di Piala Presiden setelah memenangi adu penalti yang berlangsung dramatis dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Sebelumnya, kedua tim bermain sama kuat 1-1 di waktu normal hingga babak extra time. Bajul Ijo memimpin lebih dulu melalui gol Ramadhan Sananta di menit ke-20 sebelum disamakan Patricio Matricardi empat menit kemudian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Pengamat Singgung Rotasi Herdman di Timnas Indonesia Lawan Singapura
- Herdman Sorot Penyelesaian Akhir Jelang Singapura vs Indonesia
- Herdman: Timnas Indonesia Butuh Ujian
Jalannya Pertandingan
Menit-menit awal laga dua klub lawas ini menghadirkan situasi yang alot. Persib dan Persebaya yang berupaya membangun serangan bertemu dengan lini pertahanan lawan yang solid dan kukuh.
Perlahan daya jangkau Maung Bandung dan Bajul Ijo bisa semakin mendekati kotak penalti lawan.
Skema serangan apik dari Persebaya berujung gol pada menit ke-20. Umpan terobosan di sisi kanan bisa disambut Rachmat Irianto. Rian yang lari dari belakang kemudian melepaskan bola ke depan mulut gawang Persib. Ramadhan Sananta yang tidak dikawal menyambar bola dan membobol gawang Teja Paku Alam.
Keunggulan Persebaya hanya bertahan tiga menit. Skuad Pangeran Biru menyamakan kedudukan setelah Patricio Matricardi menuntaskan peluang dari dalam kotak penalti. Kelengahan pemain-pemain Persebaya yang memberi ruang pada Matricardi tidak disia-siakan pemain Argentina itu.
Pada menit ke-29 Persib punya kans dari sepakan Balsa Sekulic di dalam kotak penalti. Ernando Ari bisa menepis bola dan menghasilkan tendangan sudut.
Persib dan Persebaya terus berupaya mencari gol kedua melalui open play atau bola mati.
Pada menit-menit akhir babak pertama Persebaya menekan, tetapi tak ada gol tercipta. Skor 1-1 mengiringi langkah para pemain ke ruang ganti.
Di babak kedua, duel semakin bergairah. Baik Persib maupun Persebaya saling menebar ancaman. Namun, tak ada gol yang tercipta hingga pertengahan laga paruh kedua.
Maung Bandung lebih sering menekan di menit-menit akhir dan memaksa Persebaya lebih sibuk bertahan. Sayangnya tak ada gol tambahan yang tercipta hingga babak kedua berakhir.
Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak extra time.
Di awal babak pertama perpanjangan waktu, kedua tim sama-sama berupaya menekan. Akan tetapi laga berlangsung alot dan tetap kesulitan cetak gol.
Pada menit ke-112, Persib harus bermain dengan 10 orang setelah Mario Peralta dikartu merah. Akan tetapi Persebaya gagal memanfaatkan keuntungan kelebihan pemain. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak extra time rampung.
Di babak adu penalti, Uilliam Baros yang maju sebagai eksekutor pertama Persib gagal cetak gol setelah tembakannya mampu dimentahkan kiper pengganti Persebaya, Reza Pratama.
Masing-masing empat eksekutor Persebaya dan persib berhasil cetak gol. Namun, Drama berlanjut ketika algojo terakhir Persebaya, Yuran Fernandes, juga gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya mampu diblok kiper Persib.
Penendang ketujuh Persib, Hamra Hamzah, kemudian berhasil diblok Reza Arya. Giedson kemudian jadi pahlawan Persebaya setelah tembakannya berhasil menjebol gawang Persib sekaligus memastikan kemenangan Persebaya dengan skor 6-5.
Susunan Pemain Inti Persib vs Persebaya:
Persib XI: Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Ikhwan Tanamal; Guaycochea, Gakuto Notsuda; Luka Menalo, Adam Alis, Uilliam Barros; Balsa Sekulic.
Persebaya XI: Ernando Ari; Arief Catur P, Walber, Yuran Fernandes, Jefferson; Risto Mitrevski, Rachmat Irianto; Malik Risaldi, Francisco Rivera, Miguel Pereira; Ramadhan Sananta.
[Gambas:Video CNN]
(jun)