Piala Presiden 2026: Gerbang Talenta Muda Indonesia

Jakarta -

Piala Presiden 2026 telah berakhir. Ajang pramusim ini bukan sekadar menjanjikan jumlah hadiah yang besar, tapi menjadi gerbang awal meraih mimpi.

Piala Presiden digelar pada 25 Juli-6 Agustus 2026. Ada delapan klub yang terlibat pada perhelatan ini, yakni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, Tampines Rovers, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC.

Persebaya menjadi juara setelah mengalahkan Persib di final. Persija meraih tempat ketiga setelah mengalahkan Arema FC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piala Presiden 2026 menghadirkan hadiah uang yang sangat besar. Tim juara mendapatkan Rp 8 miliar, peringkat kedua, Rp 3,5 miliar, peringkat ketiga Rp 2,5 miliar, dan peringkat keempat Rp 1,5 miliar.

Selain menyuguhkan hadiah, Piala Presiden dalam sejarahnya sejak pertama kali digelar pada 2015 menjadi arena pembuktian diri pemain muda. Ajang pramusim ini membuat pelatih bisa menjajal pemain muda sebelum masuk ke pertarungan resmi.

"Perlu diingat bahwa Piala Presiden 2026 adalah event pra-musim yang dirancang untuk memberikan jam terbang kepada pemain-pemain. Justru untuk itu, kami memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada setiap pelatih untuk melakukan rotasi pemain sesuai kebutuhan mereka," kata Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden 2026 Bidang Kompetisi, Risha Adi Widjaja.

Melahirkan Banyak Pesepakbola Top

Arlyansyah Abdulmanan menjadi Pemain Muda Terbaik di Piala Presiden 2026. Winger berusia 20 tahun itu mencetak tiga gol selama perhelatan pramusim ini.

Pemain yang memulai pembinaan di akademi Asia Football School di Jakarta ini juga mencetak satu gol dan menjadi Man of the Match saat Persija mengalahkan Arema FC 3-1. Momennya ada pada perebutan tempat ketiga.

Penampilan oke selama Piala Presiden 2026 bisa membuat Arly makin mantap untuk bersaing menjadi skuad inti Persija di ajang Super League. Pada musim lalu, dia mengukir 15 pertandingan dengan satu gol di Super League.

[Gambas:Instagram]

Piala Presiden sebelumnya sudah menjadi panggung pemain muda seperti Arkhan Fikri. Dia menjadi Pemain Muda Terbaik di Piala Presiden 2024 saat usianya belum genap 20 tahun.

Arkhan Fikri bermain untuk Arema FC. Penampilan oke selama di Piala Presiden 2024 mampu dijaga konsistensinya hingga beberapa kali menjadi bagian penting di skuad Timnas Indonesia kelompok umur.

Arkhan Fikri juga menyabet status pemain terbaik Super League atau Liga 1 2025. Jalannya terbuka bagus setelah menjalani ajang pramusim yang kompetitif itu.

Nazriel Alfaro Mendapat Berkah di Piala Presiden 2026

Nazriel Alfaro Syahdan juga mendapatkan manfaat besar di Piala Presiden 2026. Setelah membuat debut senior bersama Persib di Super League pada akhir November 2025, dia punya pengalaman baru gegara Piala Presiden.

Nazriel tampil memperkuat Persib di laga melawan Tampines Rovers. Dia diturunkan untuk mengisi bek kanan, padahal posisi naturalnya adalah gelandang.

"Alhamdulillah, kawan-kawan pemain muda berhasil menunjukkan kualitas terbaiknya. Harapan saya, proses berkembang ini terus berjalan agar kami bisa membawa tim meraih hasil terbaik," kata Nazriel.

Nazriel dan Arlyansyah bukan satu-satunya pemain muda yang menjadi sorotan di Piala Presiden 2026. Setidaknya ada Zahaby Gholy, Ikhwan Ali Tanamal, dan Fitrah Maulana.

Pada hakikatnya, Piala Presiden bukan sekadar turnamen pramusim. Bagi pemain muda, ajang ini bisa menjadi panggung pembuktian, tempat mendapatkan pengalaman, sekaligus gerbang menuju karier profesional yang lebih besar.

(ran/mrp)