Jakarta -
Pemilik Jaecoo J5 sempat diminta ganti baterai karena pipa pendingin yang rusak. Begini penjelasan lengkap Jaecoo terkait hal itu.
Belum lama ini, pengguna Jaecoo J5 menceritakan permasalahan pada mobil yang dikemudikannya. Mobil tiba-tiba mengeluarkan bunyi dan muncul indikator gambar kura-kura berwarna hijau saat dikemudikan menuju Semarang. Singkat cerita, mobil dibawa ke bengkel Jaecoo Semarang dan diberi info ada komponen yang rusak. Namun dia sempat diminta untuk mengganti baterai dengan harga nyaris Rp 200 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen Omoda Jaecoo Indonesia kemudian menjelaskan, mereka menemukan pelindung bawah paterai patah sehingga memicu kebocoran cairan pendingin pada sistem manajemen termal baterai. Terbaru, Jaecoo menjelaskan usulan penggantian baterai itu lantaran penggantian pipa mengharuskan teknisi membuka baterai.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, kerusakan pada pipa pendingin ( cooling pipe ) menyebabkan kebocoran coolant pada sistem pendingin baterai. Komponen pipa dan konektornya terintegrasi di dalam battery pack dengan tingkat integrasi yang tinggi. Oleh karena itu, penggantian pipa secara individual memerlukan pembukaan battery pack , yang dapat menimbulkan risiko terhadap integritas sistem baterai. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, penggantian battery pack assembly direkomendasikan sebagai langkah perbaikan yang tepat sesuai prosedur perbaikan," demikian dijelaskan Jaecoo dalam keterangan resminya.
Dealer Jaecoo di Semarang kemudian berkoordinasi dengan pihak asuransi untuk melakukan proses klaim dan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah melalui pemeriksaan oleh pihak asuransi, kerusakan pada kendaraan diketahui berkaitan dengan kejadian benturan yang terjadi sebelumnya.
Kemudian pelanggan menyetujui proses penggantian battery pack assembly melalui mekanisme klaim asuransi sehingga pelanggan tidak dibebankan biaya apapun. Surat perintah kerja (SPK) dari asuransi kemudian terbit pada tanggal 5 Agustus.
"Kami juga ingin menyampaikan bahwa proses perbaikan kendaraan telah selesai pada 18 Agustus 2026. Kendaraan telah diserahterimakan kembali kepada pelanggan pada 19 Agustus 2026 setelah dilakukan road test dan ditandai dengan penandatanganan dokumen perbaikan kendaraan, tanda terima serah terima kendaraan, surat puas dari asuransi," lanjut Jaecoo.
Adapun Jaecoo juga menegaskan bahwa penambahan cover pada bagian bawah kendaraan tidak secara otomatis membatalkan garansi baterai. Garansi tetap berlaku sesuai dengan ketentuan dan cakupan yang berlaku.
"Namun, setiap penambahan atau modifikasi pada kendaraan tetap perlu mempertimbangkan aspek teknis dan keselamatan kendaraan," tulis Jaecoo lagi.
Lihat juga Video 'Momen Mobil Kabur Tabrak Palang Parkir Mal di Bandung Usai Kepergok Mesum':
(dry/din)