PLN catat 1.528 pelanggan Tanah Papua manfaatkan program Merdeka Daya

PLN catat 1.528 pelanggan Tanah Papua manfaatkan program "Merdeka Daya"

Sabtu, 5 September 2026 05:51 WIB

Image Print

Petugas PLN sat melakukan pekerjaan tambah daya listrik pada pelanggan sebagai bagian dari program Merdeka Daya pada salah satu pelanggan di Tanah Papua. ANTARA/HO-PLN Papua

Jayapura (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat mencatat sebanyak 1.528 pelanggan di Tanah Papua memanfaatkan program tambah daya listrik “Merdeka Daya” yang berakhir pada 31 Agustus 2026.

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur, di Jayapura, Jumat, mengatakan jumlah pelanggan yang mengikuti program tersebut mencapai 114 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Pencapaian yang melampaui target ini menjadi bukti nyata tingginya kebutuhan terhadap keandalan energi listrik yang terus meningkat serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan PLN,” katanya lagi.

Menurut Roberth, partisipasi pelanggan tersebar di sejumlah wilayah kerja PLN UIW Papua dan Papua Barat.

"Tiga Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni UP3 Jayapura sebanyak 280 pelanggan, UP3 Sorong 252 pelanggan, dan UP3 Merauke 217 pelanggan," ujarnya.

Dia menjelaskan program “Merdeka Daya” yang dihadirkan ini sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga serta menunjang produktivitas pelaku usaha di Tanah Papua.

"Program tersebut kami peruntukkan bagi pelanggan satu fasa dengan daya mulai 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin meningkatkan kapasitas listrik hingga maksimal 7.700 VA," katanya lagi.

Dia menambahkan, dengan tingginya partisipasi pelanggan menunjukkan kebutuhan terhadap kapasitas listrik yang lebih besar, terutama untuk mendukung aktivitas produktif masyarakat dan usaha.

"Kami akan terus memastikan kebutuhan listrik masyarakat di Tanah Papua dapat terpenuhi dengan sistem kelistrikan yang andal. Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas masyarakat dan pertumbuhan sektor usaha yang membutuhkan pasokan listrik memadai," ujarnya pula.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026