Polda Metro bongkar pabrik uang palsu
Sabtu, 22 Agustus 2026 15:04 WIB
Petugas dari Polda Metro Jaya berjaga di area lokasi ruko yang dijadikan sebagai produkai uang palsu befnilai miliaran rupiah di kawasan Taman Tekno, Setu, BSD, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Azmi Samsul M
Tangerang Selatan (ANTARA) - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar produksi uang palsu berskala besar pecahan Rp100.000 dengan total nilai konversi Rp36 miliar di kawasan Ruko Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budhi Hermanto dalam konferensi pers di Tangerang, Sabtu, menegaskan dari pengungkapan ini, polisi mendapatkan barang bukti berupa perangkat mesin cetak, tinta dan lembaran uang palsu dengan total 360.000 lembar pecahan Rp100.000.
"Jadi, ini bukan sekadar mengamankan lembaran menyerupai uang kertas, melainkan upaya menjaga simbol kedaulatan negara dan instrumen pembayaran yang sah," ujarnya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Viktor menjelaskan temuan pabrik produksi uang palsu ini bermula dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti jajaran Subdit 2 Ekonomi dan Perbankan pada Jumat (21/8) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Kami telah melakukan pengungkapan peredaran atau produksi uang yang menyerupai uang asli berdasarkan laporan masyarakat," katanya.
Kemudian, tim penyidik melakukan pengembangan dengan berhasil menemukan lokasi produksi yang berada di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan.
Dari lokasi produksi uang palsu, polisi mengamankan empat orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka berinisial N, S, D, dan AB.
Ia menambahkan dua dari empat pelaku diketahui merupakan residivis dengan kasus serupa pada tahun 2019 dan 2022.
"Jadi, sindikat ini menggunakan cetakan tahun emisi 2016 dan memproduksi uang palsu tersebut selama kurang lebih empat bulan sejak Maret 2026," ujarnya.
Viktor mengatakan berdasarkan temuan di tempat kejadian perkara (TKP), para pelaku ini mencetak uang palsu berkualitas tinggi atau masuk kategori Grade A yang dilengkapi dengan nomor seri, benang pengaman, hologram, hingga simbol negara.
Polisi juga menyita sejumlah peralatan produksi skala besar bernilai total sekitar Rp1 miliar, termasuk mesin offset, printer berkualitas tinggi, alat pressing benang pengaman, mesin press, serta tinta cetak.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Metro bongkar pabrik uang palsu di Tangsel, empat pelaku dibekuk
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.