Pramugari Bongkar Alasan Penumpang Sebaiknya Pakai Celana Panjang di Pesawat

Jakarta -

Seorang pramugari membagikan saran kepada penumpang pesawat agar tidak mengenakan pakaian yang membiarkan kulit kaki bersentuhan langsung dengan kursi. Kenapa ya?

Charity Nelms, mantan peserta reality show Survivor 48, yang telah bekerja sebagai pramugari selama 11 tahun, mengatakan alasan utamanya adalah masalah kebersihan. Dia bilang telah melihat berbagai hal yang terjadi di kursi pesawat.

"Pakailah celana panjang. Celana pendek, rok, dan gaun, sebaiknya jangan. Kenakan celana panjang. Tidak ada bagian kulitmu yang seharusnya menyentuh kursi itu," kata Nelms dikutip dari Independent, Minggu (23/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan serupa pernah disampaikan oleh pramugari lain, Cher Killoguh dari Dallas, Texas. Dia pernah memperingatkan penumpang mengenai penggunaan kursi pesawat.

Melalui sebuah video TikTok, dia mengatakan bahwa dalam satu penerbangan, ada empat popok bayi yang diganti di atas kursi penumpang. Menurutnya, keempat popok tersebut berisi kotoran.

Pesawat memang biasanya dibersihkan setelah penerbangan. Namun, pembersihan tersebut tidak selalu berarti seluruh bagian kabin dibersihkan secara menyeluruh setiap kali pesawat mendarat.

John Alford dari ABM Aviation juga pernah menyatakan bahwa pembersihan cepat memang dilakukan saat jeda penerbangan, tetapi biasanya berfokus pada area dapur pesawat, toilet, sampah, serta area penumpang. Pembersihan yang lebih menyeluruh dilakukan secara berkala, tergantung kebijakan masing-masing maskapai.

Menurut Simple Flying, Singapore Airlines mengklaim melakukan pembersihan menyeluruh setiap bulan. Adapun, British Airways melakukannya sekitar setiap 500 jam terbang.

Kemudian, American Airlines mengonfirmasi kepada One Mile at a Time pada 2023 bahwa mereka melakukannya setiap 45 hari.

Nelms juga menyarankan penumpang untuk membersihkan sabuk pengaman setelah duduk.

"Bagian logam pada sabuk pengaman sering disentuh oleh banyak orang. Bagian kainnya juga berpotensi terkena berbagai cairan, termasuk muntahan bayi, tumpahan minuman, dan cairan tubuh lainnya," kata Nelms.

Dia pun menyarankan agar penumpang membawa tisu atau lap disinfektan untuk membersihkan sabuk pengaman sebelum digunakan.

Selain menyarankan penggunaan celana panjang, Nelms juga memperingatkan penumpang agar tidak masuk ke toilet pesawat hanya dengan mengenakan kaus kaki atau bertelanjang kaki.

"Cairan yang terdapat di lantai toilet belum tentu hanya air bersih dan kaus kakimu itu dapat menyerap cairan tersebut seperti spons," kata dia.

(fem/fem)