Bandung (ANTARA) - Panggung BRI Super League pekan kedua siap membara saat Garudayaksa FC menjamu Persik Kediri di Stadion Pakansari, Jumat (11/9) pukul 15.30 WIB. Mengusung status laga kandang, Garudayaksa FC haram kehilangan poin penuh demi mendongkrak posisi mereka yang saat ini tertahan di peringkat 11 klasemen sementara.
Garudayaksa FC mengantongi modal berharga. Belum tersentuh kekalahan dalam 5 laga terakhir (2 menang, 3 seri), mentalitas anak asuh tim promosi ini jelas menjadi alarm bahaya bagi tim tamu. Setelah ditahan imbang 1-1 oleh Java United di laga pembuka, laga sore ini menjadi momentum pembuktian bahwa investasi besar mereka bukan sekadar angka di atas kertas.
Sebaliknya, Persik Kediri datang ke Bogor dengan luka. Terpuruk di peringkat 13 tanpa poin akibat takluk 0-1 dari Dewa United, skuad Macan Putih wajib bangkit. Rekor 2 kemenangan dan 3 kekalahan di 5 laga terakhir menjadi rapor merah yang harus segera dibenahi.
Namun, racikan taktik Marcos Reina patut diwaspadai. Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan telah mengantongi kelemahan tuan rumah lewat analisis mendalam.
"Sebagai pelatih, saya wajib memetakan kekuatan lawan. Garudayaksa FC adalah tim modern dengan investasi pemain berkualitas dan staf pelatih jempolan. Namun, kami datang ke Pakansari bukan untuk menyerah, kami siap membawa pulang poin," tegas Reina optimistis.
Prediksi Susunan Pemain
Garudayaksa FC (4-3-3): Dominik Holec (PG); Wahyu Prasetyo, Theo Filli, Brian Alejandro, Ryo Matsumura; Al Hamra, Adidya Gigis; Filif Stemenkvic, Septian David Maulana; Alfriyanto, M Sihran
Persik Kediri (4-2-3-1): Husna Al Malik (PG); Marcelo Toritolay, Park jun Heon, Kiko, Zanadin fariz; Eduardo Barbosa, Imanol Garcia; Krisna Bayu, Althaf indie, Ernesto Gomez; Jose Rodrigues
Link Live Streaming
Saksikan duel sengit penentu gengsi ini secara live melalui platform Vidio atau stasiun televisi Indosiar tepat pada pukul 15.30 WIB. Klik link ini: Garudayaksa FC vs Persik Kediri.
Pewarta: Jabar Antaranews
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.