Padang Panjang (ANTARA) - Puluhan ribu jemaah BKMT se-Sumatera Barat memadati Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre Kota Padang Panjang, Ahad, dalam kegiatan Wisata Dakwah BKMT yang menghadirkan Gus Nur sebagai penceramah.
Sejak subuh, jemaah dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berdatangan mengikuti kegiatan tersebut. Di hadapan sekitar 20 ribu jemaah, Gus Nur mengajak umat untuk terus berbuat baik dan mengambil peran dalam menolong agama Allah sesuai kemampuan masing-masing.
“Barang siapa menolong agama Allah, Allah pasti menolong,” ujar Gus Nur dalam tausiyahnya.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan dalam kebaikan tidak selalu mudah karena akan dihadapkan pada berbagai tantangan dan ujian. Karena itu, umat diminta memperkuat keyakinan, memperbanyak amal dan ikhtiar, serta tidak mudah menyerah menghadapi rintangan.
Gus Nur menyebut keberadaan Islamic Centre Padang Panjang bukan sekadar tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi dapat menjadi pusat pembentukan kekuatan umat melalui majelis ilmu.
“Ini adalah bahtera keselamatan. Pak Wali Kota dan jajarannya sedang membangun bahtera. Ada 20 ribu orang yang hadir di pengajian BKMT se-Sumbar ini,” katanya.
Menurutnya, majelis besar tersebut dapat melahirkan halaqah-halaqah kecil atau “sekoci-sekoci” yang terus bergerak membawa energi positif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyambut baik kedatangan puluhan ribu jemaah tersebut. Ia menilai membludaknya peserta menjadi bukti Islamic Centre mulai berfungsi sebagai ruang bersama untuk memakmurkan rumah Allah.
Hendri mengatakan penceramah semula direncanakan Ustaz Derry Sulaiman. Namun, karena dampak abu erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan, Derry tidak dapat hadir.
“Di satu sisi, ini menjadi berkah dan rahmat Allah karena hari ini kita bisa bersama Gus Nur,” kata Hendri.
Ia mengajak BKMT Sumbar lebih sering menggelar kegiatan di Padang Panjang dan menyatakan Pemkot siap memberikan dukungan serta fasilitas.
Hendri berharap kegiatan BKMT dapat dilaksanakan secara rutin sedikitnya dua kali dalam setahun sehingga Islamic Centre semakin maksimal sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pedagang lokal dan daerah sekitar memadati pelataran Islamic Centre dengan menjual kuliner, pakaian muslim, perlengkapan ibadah serta berbagai produk UMKM.
Ketua BKMT Sumbar Abdul Aziz turut mengapresiasi dukungan Pemkot Padang Panjang terhadap kegiatan keagamaan. Menurutnya, keberadaan Islamic Centre membuka ruang yang luas bagi masyarakat untuk menggelar berbagai kegiatan keagamaan.
Besarnya jumlah jemaah menunjukkan Islamic Centre Padang Panjang berpotensi menjadi pusat kegiatan spiritual sekaligus penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.