Rekan Jay Idzes Terjerat Kasus Narkoba di Australia, Apa Dampaknya untuk sang Kapten Timnas Indonesia?

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:44 WIB

VIVA – Rekan Jay Idzes di Sassuolo terjerat kasus penyalahgunaan zat terlarang di Australia. Sang kapten Timnas Indonesia dan klubnya berpotensi merugi di musim 2026-2027.

Baca Juga

Idzes sedang bersiap untuk menghadapi musim baru di Liga Italia. Pada musim lalu, sang bek tengah berusia 26 tahun berhasil membuktikan dirinya di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sassuolo berhasil menyelamatkan diri dari ancaman degradasi usai finis ke-11 di Liga Italia. Idzes menjadi andalan dengan bermain 35 kali di sepanjang musim.

Baca Juga

Dia hampir selalu menjadi starter, dan hanya absen jika tidak bugar. Pada musim baru ini, jasa sang kapten Timnas Indonesia diharapkan bakal makin penting untuk Sassuolo.

Sebab, Neroverdi baru saja menjual Tarik Muharemovic ke Leeds United pada bursa transfer musim panas ini. Untuk diketahui, Muharemovic dan Idzes merupakan duet sejati di jantung pertahanan Sassuolo.

Baca Juga

Sayangnya, jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027, Idzes dan timnya ketiban musibah. Salah seorang pemain Sassuolo, Cristian Volpato, tertangkap memakai narkoba jenis kokain, sebagaimana laporan dari media dan jurnalis Italia.

Gelandang serang berusia 22 tahun itu sedang kembali ke kampung halamannya di Sydney, Australia. Volpato diketahui memakai kokain sembari berkendara dengan kecepatan 109 kilometer per jam di Jembatan Anzac, Sydney, jauh di atas batas kecepatan 60 kilometer per jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Cristian Volpato, 22 tahun, seorang gelandang serang untuk Sassuolo dan tim nasional Australia, sedang bermasalah di Australia. Menurut sumber kepolisian yang diberitakan media Australia, tadi malam, saat mengendarai BMW Coupé, ia dihentikan oleh patroli karena melaju dengan kecepatan 109 km/jam di Jembatan Anzac di Sydney, di zona kecepatan 60 km/jam,” demikian laporan dari La Gazzetta dello Sport.

“Ia kemudian menjalani tes narkoba pendahuluan, yang hasilnya positif untuk kokain. Sambil menunggu tes lebih lanjut, ia diberi surat tilang karena ngebut dan SIM-nya ditangguhkan (tes breathalyzer negatif). Sampel air liur kedua diambil untuk analisis lebih lanjut, dan Kepolisian New South Wales mengkonfirmasi bahwa mereka melanjutkan penyelidikan. Ia sudah dihentikan dua jam sebelumnya dan diberi surat tilang lain karena ngebut,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya

Untuk saat ini, Volpato belum dinyatakan sebagai tersangka kriminal. Namun, dia menghadapi sanksi serius karena pesepak bola sangat dilarang untuk menggunakan zat-zat tertentu, terlebih narkoba.