Resep Bakwan Sayur Gandum Renyah yang Anti Lembek

Bakwan adalah gorengan berbahan adonan tepung dan sayuran yang namanya diserap dari dialek Hokkien, lalu berkembang jadi jajanan sejuta umat di Indonesia. Di tiap daerah namanya berbeda, mulai dari bala-bala di Tanah Sunda, ote-ote atau weci di Jawa Timur, hingga sekadar disebut bakwan sayur di banyak tempat. Meski beragam nama, intinya sama, yaitu sayuran yang dibalut adonan lalu digoreng sampai keemasan.

Yang membuat versi ini istimewa adalah penggantian sebagian tepung terigu dengan tepung gandum utuh dan oatmeal. Hasilnya adalah bakwan sayur gandum renyah di luar dan lembut di dalam, dibuat dari tepung gandum utuh, oatmeal, dan aneka sayuran untuk camilan yang lebih berserat. Pemahaman soal jenis tepung penting di sini, sebab tidak semua jenis tepung terigu menghasilkan tekstur yang sama.

Kenapa Gandum Utuh dan Oatmeal Bikin Bakwan Lebih Sehat?

Nilai tambah utama resep ini ada pada seratnya. Sebagaimana dilaporkan ScienceDirect, oat kaya akan protein, serat, kalsium, serta vitamin B, C, E, dan K, sekaligus mengandung beta-glukan dan avenanthramide yang membantu menurunkan kolesterol darah. Kandungan beta-glukan inilah yang membedakan oat dan gandum utuh dari tepung putih biasa.

Mengacu pada laporan HEART UK, otoritas seperti FDA menyetujui klaim bahwa konsumsi minimal 3 gram beta-glukan per hari dari oat atau barley, sebagai bagian dari pola makan rendah lemak jenuh, dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Berdasarkan analisis yang dipublikasikan di PubMed, asupan beta-glukan oat pada dosis tersebut berpotensi menurunkan kolesterol total dan LDL sekitar 5-10 persen.

Bentuk oat yang Anda pakai turut menentukan manfaatnya, sehingga memakai oatmeal utuh lebih dianjurkan daripada sekadar suplemen serat. Salah satu manfaat makanan berbasis oat utuh yang kaya beta-glukan yakni cenderung lebih efektif menurunkan kolesterol dibandingkan beta-glukan murni yang ditambahkan sebagai bahan.