Medan (ANTARA) - Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyediakan pelayanan secara komprehensif mulai dari tim medis dari berbagai disiplin ilmu hingga fasilitas yang memadai sebagai upaya mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis (TBC).
"Layanan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan, dan mendukung percepatan penanggulangan penyakit TB tersebut," ujar Direktur Utama RS Adam Malik Zainal Safri di Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa.
Zainal mengatakan sebagai rumah sakit rujukan utama, banyak kasus TBC yang dirujuk ke RS Adam Malik, sehingga harus menyiapkan layanan yang lengkap.
Lebih lanjut, layanan tersebut yakni dari rawat jalan ada Poli Paru, Poli TB, Poli MDR, Poli TB DOTS, sampai rawat inap khusus TB dan ruang isolasi tekanan negatif dengan fasilitas ICU.
"Kami juga menerima banyak kiriman sampel dugaan TBC, yang bisa diperiksa di laboratorium mikrobiologi klinik," ucapnya.
Zainal mengatakan tuberkulosis masih menjadi tantangan besar di bidang kesehatan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat dalam upaya pencegahan, penemuan kasus, dan pengobatan.
Pihaknya juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan kualitas layanan tuberkulosis.
Menurutnya, peninjauan layanan TB di RS Adam Malik yang dilakukan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta memperkuat upaya penanggulangan TBC.
Wamenkes mengatakan secara total penelusuran dilakukan sekitar 3.000 lokasi di Sumatera Utara, sedangkan secara nasional mencapai 53.335 lokasi mulai Juli hingga akhir November 2026 dengan target cakupan 90 persen.
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.